Struktur Atap Mulai Terbentuk, Pilar Kayu RTLH Bapak Yulianto Berdiri Kokoh

OKU — Satgas TMMD Ke‑130 Kodim 0403/OKU terus mempercepat pengerjaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni milik Bapak Yulianto di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Sesuai laporan perkembangan kegiatan per Rabu (4/11), pembangunan rumah tersebut kini telah mencapai 65 persen, dengan pengerjaan utama saat ini berfokus pada pemasangan pilar‑pilar kayu penopang rangka atap yang menjadi kerangka utama struktur bagian atas bangunan.

Terlihat di lokasi, dinding bangunan dari bata merah dan blok semen telah berdiri tegak dan kokoh, kini di atasnya perlahan dipasang pilar‑pilar kayu berkualitas yang telah diseleksi sebelumnya. Setiap batang dipasang tegak lurus, diperiksa kesejajarannya, dan diikat kuat pada bagian tepi dinding agar mampu menopang seluruh beban rangka atap serta genteng yang akan dipasang menyusul. Pengerjaan dilakukan secara bergotong‑royong: sebagian personel mengangkat dan menempatkan pilar pada posisinya, sementara yang lain memastikan kekokohan dan kerapatan setiap sambungan.

Pemasangan pilar kayu ini menandai tahap krusial di mana bangunan perlahan berubah dari sekadar dinding berdiri menjadi hunian yang utuh dan terlindungi. Ketelitian dalam pemasangan setiap pilar menjadi jaminan bahwa atap nantinya akan kokoh, rata, dan tahan terhadap perubahan cuaca dalam jangka panjang.

Dansatgas TMMD 130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menyampaikan: “Pilar kayu ini adalah tulang punggung atap rumah Bapak Yulianto. Kami pastikan setiap batang yang dipasang benar‑benar kokoh dan presisi, karena di sinilah kekuatan perlindungan bagi keluarga Bapak Yulianto berada. Tidak ada yang dikerjakan secara asal‑asalan semuanya kami periksa agar rumah ini aman ditempati puluhan tahun ke depan,” ujarnya.

Bapak Yulianto yang memantau langsung proses pengerjaan menyambut gembira kemajuan yang terlihat nyata: “Melihat pilar‑pilar kayu berdiri di atas dinding rumah saya, hati saya terasa tenang. Dulu saya hanya berharap punya tempat tinggal yang layak, sekarang harapan itu perlahan menjadi kenyataan. Terima kasih kepada Bapak‑bapak Satgas dan warga yang bekerja keras demi rumah saya. Saya akan menjaganya sebaik mungkin,” ungkapnya.

RTLH Bapak Yulianto terus dikejar penyelesaiannya bersama empat unit rumah lainnya, sehingga seluruh program TMMD Ke‑130 dapat berakhir dengan hasil yang membanggakan dan bermanfaat nyata bagi masyarakat Desa Mengulak.(Butet)

- Advertisement -
Exit mobile version