13.2 C
Munich
Minggu, Oktober 11, 2026

Maigus Nasir Dorong OPD Kejar Target PAD Kota Padang Rp1,04 Triliun

Must read

Padang, Fokuscyber — Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperkuat strategi dan inovasi guna mengejar target PAD Kota Padang tahun 2026.

Hal itu disampaikan Maigus saat memimpin Rapat Evaluasi Realisasi PAD Kota Padang Triwulan III Tahun 2026 di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (9/9/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, Kepala Bapenda Kota Padang Atos, pimpinan OPD penghasil PAD serta Rektor Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi Afridian Wirahadi Ahmad.

Kepala Bapenda Kota Padang Atos menyampaikan, target PAD dalam APBD Perubahan 2026 ditetapkan sebesar Rp1,04 triliun. Hingga 7 September 2026, realisasi telah mencapai Rp628,586 miliar atau 64,43 persen.

Sementara itu, target realisasi PAD pada Triwulan III ditetapkan sebesar Rp757,232 miliar atau 72,80 persen. Dengan realisasi saat ini, masih terdapat kekurangan Rp128,646 miliar yang harus dikejar.

“Sekarang waktu kita cuma tinggal tiga bulan atau tiga setengah bulan. Justru itu, apa yang telah kita sepakati bersama dan telah dituangkan di dalam Perda APBD Perubahan, tentu ini yang harus kita siasati, harus kita bangun strategi dan inovasi sehingga bisa mencapai apa yang kita putuskan itu,” ujar Maigus.

Ia menegaskan, pencapaian target PAD bukan hanya menjadi tanggung jawab Bapenda, tetapi seluruh OPD penghasil PAD. Target yang telah ditetapkan melalui APBD Perubahan harus menjadi komitmen bersama untuk direalisasikan hingga akhir tahun anggaran.

Menurut Maigus, waktu yang tersisa harus dimanfaatkan secara maksimal dengan menyusun langkah konkret dan terukur. Setiap potensi pendapatan perlu diidentifikasi dan dioptimalkan agar target yang telah disepakati dapat tercapai.

Atos menambahkan, realisasi PAD Kota Padang sepanjang 2026 menunjukkan tren positif. Pada Triwulan I, target sebesar Rp154,905 miliar atau 14,94 persen berhasil direalisasikan Rp205,682 miliar atau 20,08 persen.

Kemudian pada Triwulan II, target sebesar Rp446,787 miliar atau 43,16 persen terealisasi Rp455,049 miliar atau 44,42 persen.

“Kita berharap dukungan dari seluruh OPD agar menjelang akhir tahun ini realisasi PAD Kota Padang dapat tercapai 100 persen. Kita juga akan menyiapkan sejumlah langkah-langkah strategis untuk berupaya mencapai target ini,” kata Atos.

Dalam rapat tersebut, Rektor Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi Afridian Wirahadi Ahmad juga mendorong perubahan pola pikir dalam pengelolaan potensi pendapatan daerah.

Menurutnya, dengan waktu yang semakin terbatas, pemerintah daerah tidak cukup hanya berorientasi mengejar angka target, tetapi perlu menyusun manajemen potensi yang mampu mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan.

“Kalau dulu mindset kita mengejar target, sekarang bagaimana dalam waktu singkat menyusun manajemen potensi. Apa potensi yang bisa dikembangkan, sehingga apa yang menjadi kesepakatan yang telah dikeluarkan bisa kita capai menjelang akhir tahun anggaran 2026,” ujarnya.

Maigus berharap evaluasi tersebut menghasilkan langkah strategis yang dapat segera diterapkan oleh masing-masing OPD, sehingga target PAD Kota Padang sebesar Rp1,04 triliun dapat direalisasikan hingga akhir tahun 2026.

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article