Firmanto Bekali Pelaku UMKM Sumbar dengan Strategi Konten Digital Berbasis AI

Solok, Fokuscyber.com – Pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu kunci penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat di Hotel Green Hill, Alahan Panjang, Kabupaten Solok, 19–20 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Firmanto dipercaya sebagai salah seorang pemateri untuk membekali peserta dengan pengetahuan sekaligus praktik pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembuatan konten digital untuk kebutuhan UMKM.

Bimtek diikuti oleh pelaku dan pendamping UMKM dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat, di antaranya Kabupaten Solok, Solok Selatan, Kota Solok, Sijunjung, Sawahlunto, dan Dharmasraya.

Firmanto Ajarkan Strategi Membuat Konten dengan AI

Dalam sesi pemaparannya, Firmanto mengangkat materi bertema “Mengisi AI Content Studio Menyusun Context Profile untuk AI Merakit Bahan Konteks dari Hasil Riset, Prompt R-P-C-F & Produksi Konten dengan AI (Praktik)”.

Materi tersebut dirancang tidak hanya untuk memperkenalkan teknologi AI kepada peserta, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai bagaimana AI dapat digunakan secara praktis untuk mendukung kebutuhan promosi dan pemasaran UMKM.

Peserta diajak memahami pentingnya membangun konteks sebelum menggunakan AI. Salah satunya melalui penyusunan Context Profile yang berisi informasi mengenai usaha, produk atau jasa, target konsumen, karakter bisnis hingga gaya komunikasi yang ingin dibangun.

Dengan konteks yang lebih jelas, AI diharapkan mampu menghasilkan materi yang lebih relevan dan sesuai dengan identitas masing-masing UMKM.

“Penggunaan AI bukan sekadar meminta mesin membuat konten. Kita harus memberikan konteks yang tepat agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan usaha dan karakter konsumen,” menjadi salah satu pendekatan utama dalam sesi praktik tersebut.

Peserta Praktik Merakit Prompt hingga Produksi Konten

Selain Context Profile, peserta juga diperkenalkan dengan cara merakit bahan konteks berdasarkan hasil riset untuk kemudian diolah menjadi instruksi yang lebih terarah.

Metode R-P-C-F digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam menyusun prompt agar peserta dapat memberikan instruksi yang lebih sistematis kepada AI.

Sesi kemudian dilanjutkan dengan praktik produksi konten menggunakan AI. Peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, tetapi juga mencoba secara langsung bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai kebutuhan konten digital.

Pendekatan praktik ini membuat peserta dapat memahami alur pemanfaatan AI mulai dari menyiapkan informasi, melakukan riset, menyusun konteks dan prompt, hingga menghasilkan konten yang dapat digunakan untuk mendukung promosi usaha.

Dorong UMKM Sumbar Beradaptasi dengan Teknologi

Bimtek UMKM Berbasis Digital Angkatan II tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku dan pendamping UMKM di Sumatera Barat agar semakin siap menghadapi perubahan ekosistem bisnis.

Pemanfaatan AI dinilai dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kreativitas dan produktivitas, terutama dalam memproduksi konten promosi yang dibutuhkan untuk berbagai platform digital.

Namun, penggunaan AI tetap membutuhkan pemahaman mengenai karakter usaha dan target pasar. Karena itu, kemampuan menyusun konteks dan memberikan instruksi yang tepat menjadi bagian penting agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM Sumatera Barat diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi digital, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai alat strategis untuk mengembangkan usaha.

Dengan semakin kuatnya kemampuan digital, UMKM diharapkan mampu menghasilkan konten yang lebih efektif, terarah, konsisten, serta sesuai dengan karakter produk dan kebutuhan konsumennya.

Pada akhirnya, pemanfaatan AI untuk UMKM diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk lokal Sumatera Barat sekaligus memperluas jangkauan pemasaran di era ekonomi digital. (A3/Ardi)

- Advertisement -
Exit mobile version