Solok, Focuscyber.com— Sosialisasi pembentukan Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN) digelar di Nagari Saniang Baka sebagai langkah awal dalam mempersiapkan proses demokrasi di tingkat nagari, Selasa, (21/04/26)
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Solok, Dr. Hendrianto, bersama Pj Wali Nagari Saniang Baka, Delfita, beserta perangkat nagari, Ketua Bamus (BPN) Viva Ria Syofian bersama anggota, tokoh masyarakat, serta unsur pemuda.
Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa pembentukan P2WN merupakan tahapan penting dalam penyelenggaraan pemilihan wali nagari. P2WN berfungsi sebagai panitia atau wadah yang bertanggung jawab dalam seluruh proses pemilihan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan.
Saat ini, pemerintahan Nagari Saniang Baka dipimpin oleh Penjabat (Pj) Wali Nagari yang merupakan Pj kedua.
Sebelumnya jabatan tersebut diemban oleh Zulmasdia, S.Pd, dan saat ini dilanjutkan oleh Delfita yang ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten Solok.
Dijelaskan pula bahwa proses pemilihan yang akan dilaksanakan merupakan Pemilihan Wali Nagari Pengganti Antar Waktu (PAW). Hal ini disebabkan wali nagari definitif sebelumnya, almarhum Candra Bahar, telah meninggal dunia.
Namun demikian, sesuai dengan undang-undang yang berlaku, pemilihan Wali Nagari secara serentak tetap akan dilaksanakan pada tahun depan, sehingga mekanisme PAW menjadi solusi untuk mengisi kekosongan jabatan hingga pelaksanaan pemilihan serentak tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua BPN (Bamus) Nagari Saniang Baka, Viva Ria Syofian, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung pembentukan P2WN sebagai langkah penting dalam menjalankan proses demokrasi di nagari.
Ia menegaskan bahwa BPN memiliki peran strategis dalam mengawal seluruh tahapan, agar berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi asas transparansi serta keadilan.
“Kami dari BPN bersama anggota siap mengawal proses ini agar berjalan dengan baik, jujur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga menghasilkan pemimpin nagari yang benar-benar diinginkan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif serta menjaga suasana kondusif selama proses pemilihan berlangsung.
Dr. Hendrianto dalam sambutannya menegaskan bahwa proses pembentukan P2WN harus dilakukan secara terbuka, transparan, dan melibatkan seluruh unsur masyarakat agar menghasilkan panitia yang kredibel.
“P2WN ini memiliki peran penting dalam memastikan proses pemilihan wali nagari berjalan jujur, adil, dan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, setelah terbentuk, P2WN memiliki tugas utama melaksanakan seluruh tahapan pemilihan wali nagari hingga terpilihnya Wali Nagari Pengganti Antar Waktu (PAW) yang definitif.
Sementara itu, Pj Wali Nagari Saniang Baka, Delfita, menyampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh perangkat nagari siap mendukung penuh pembentukan P2WN sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemimpin nagari yang dipilih secara demokratis.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat menyampaikan berbagai masukan terkait mekanisme pemilihan serta harapan terhadap proses yang akan dilaksanakan.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pembentukan P2WN di Nagari Saniang Baka dapat segera terealisasi dan seluruh tahapan pemilihan wali nagari PAW dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses.
Berdasarkan hasil kesepakatan bersama, pemilihan Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN) akan dilaksanakan pada hari Senin, 27 April 2026, melalui mekanisme Musyawarah Nagari (Musna).( A5 )
