Jember, Fokuscyber– Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui penyelenggaraan Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026. Program ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem usaha yang lebih mudah, aman, dan berdaya saing bagi pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia.
Festival yang digelar di Kabupaten Jember pada Selasa (21/7/2026) tersebut dihadiri sekitar seribu pelaku usaha mikro bersama jajaran pemerintah dan pemangku kepentingan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian festival yang dilaksanakan di 10 lokasi strategis di Indonesia sepanjang 2026, setelah sebelumnya sukses digelar di Balikpapan dan Gedung Smesco Indonesia, Jakarta.
Perwakilan Menteri UMKM, Agus, menegaskan bahwa festival ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Festival ini menjadi layanan terpadu (one-stop service) yang memudahkan pelaku usaha mikro untuk memperoleh legalitas, sertifikasi, hingga perlindungan usaha secara gratis,” ujarnya.
Melalui kolaborasi berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, pelaku usaha memperoleh akses langsung terhadap berbagai layanan, di antaranya pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Perseroan Perorangan, sertifikasi halal, pendaftaran merek, SNI Bina UMK, izin edar, serta fasilitasi bantuan hukum dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi kepada Kementerian UMKM yang telah memilih Kabupaten Jember sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan festival.
Menurutnya, pelaku usaha mikro memiliki peran besar sebagai penggerak sekaligus penyelamat ekonomi nasional. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus mendukung UMKM agar mampu berkembang dan naik kelas.
“Semoga dengan semakin mudahnya perizinan, pendampingan usaha, serta perluasan akses pasar, produk-produk lokal Jember semakin berdaya saing di tingkat nasional,” harap Fawait.
Melalui Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026, pemerintah berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memiliki legalitas usaha, memperoleh perlindungan, dan mampu meningkatkan daya saing sehingga dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Putri
