Kota Solok, Fokuscyber.com – Di balik padatnya agenda Sosialisasi Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1448 Hijriah/2027 Masehi, Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni memanfaatkan momentum untuk berdialog langsung dengan masyarakat. Bersama Ketua DPD Partai NasDem Kota Solok H. Rudi Horizon, jajaran pengurus partai, dan sejumlah tokoh masyarakat, Lisda menggelar diskusi yang mengupas berbagai persoalan strategis yang tengah menjadi perhatian publik.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat namun penuh gagasan itu tidak hanya membahas penguatan organisasi Partai NasDem. Berbagai aspirasi masyarakat mengemuka, mulai dari pembangunan daerah, penguatan nilai-nilai sosial, hingga tantangan perubahan perilaku di tengah kehidupan masyarakat.
Bagi Lisda Hendrajoni, forum seperti ini merupakan bagian penting dari fungsi seorang wakil rakyat. Tidak sekadar datang dalam agenda seremonial, tetapi juga mendengar langsung suara masyarakat sebagai dasar memperjuangkan kebijakan di tingkat nasional.
“Diskusi ini membahas bagaimana pandangan masyarakat untuk kemajuan Partai NasDem ke depan. Alhamdulillah, masyarakat merasakan kehadiran Partai NasDem di Sumatera Barat, khususnya di Kota Solok, melalui berbagai program dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Lisda kepada awak media, Jumat (30/6/26)
Menurutnya, kedekatan antara partai politik dan masyarakat harus terus dipelihara melalui komunikasi yang terbuka. Aspirasi yang muncul dalam setiap pertemuan menjadi masukan penting agar kebijakan dan program yang dijalankan tetap berpihak kepada kebutuhan masyarakat.
Namun di tengah pembahasan mengenai penguatan organisasi, muncul pula satu isu sosial yang cukup menyita perhatian peserta diskusi. Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap perubahan perilaku sosial yang dinilai perlu mendapat perhatian bersama.
Menanggapi aspirasi tersebut, Lisda menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter, nilai-nilai agama, budaya lokal, serta peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi muda.
“Jangan sampai nanti perilaku LGBT berkembang di Kota Solok. Ini menjadi perhatian yang disampaikan masyarakat dalam diskusi dan perlu kita sikapi bersama sesuai dengan norma agama, budaya, dan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Lisda menambahkan bahwa berbagai persoalan sosial sebaiknya direspons melalui pendekatan yang konstruktif. Ia menilai penguatan pendidikan, pembinaan keluarga, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat merupakan langkah penting dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis serta menghormati ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kota Solok H. Rudi Horizon menyebut diskusi tersebut menjadi ruang komunikasi yang efektif antara masyarakat dan wakil rakyat. Menurutnya, seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan dalam merumuskan langkah-langkah politik dan pengabdian Partai NasDem di tengah masyarakat.
“Partai harus hadir bukan hanya saat momentum politik, tetapi juga menjadi tempat masyarakat menyampaikan persoalan dan harapan mereka. Karena itu, setiap aspirasi yang muncul akan menjadi perhatian kami untuk diperjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” ujar Rudi Horizon.
Diskusi kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara Partai NasDem, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen daerah dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkokoh kehidupan sosial yang harmonis, serta mendukung pembangunan Kota Solok yang aman, religius, berbudaya, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (A3)
