Padang, Fokuscyber – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui Klinik Mediska Padang. Didukung tenaga kesehatan profesional, fasilitas yang lengkap, serta predikat Akreditasi Paripurna, klinik ini hadir untuk memberikan layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Selain Klinik Mediska Padang, KAI Divre II Sumbar juga mengembangkan layanan kesehatan di Klinik Mediska Lubuk Alung yang saat ini memiliki ruang pemeriksaan umum, ruang tindakan, ruang laktasi, dan depo farmasi. Ke depan, klinik tersebut akan dilengkapi dengan poli gigi dan ruang tindakan tambahan serta tengah dalam proses pengajuan sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan pengembangan layanan kesehatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat tidak hanya bagi insan KAI, tetapi juga masyarakat luas.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penyediaan fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan yang profesional, serta pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan kepuasan pasien. Klinik Mediska diharapkan dapat menjadi fasilitas kesehatan yang terpercaya dan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Reza.
Klinik Mediska Padang memiliki berbagai fasilitas penunjang, mulai dari ruang pemeriksaan umum, pelayanan gigi dan mulut, kesehatan ibu dan anak (KIA), ruang tindakan, ruang laktasi hingga depo farmasi. Untuk mendukung pelayanan tersebut, klinik diperkuat oleh sembilan tenaga kesehatan yang terdiri atas dua dokter umum, dua dokter gigi, satu bidan, satu perawat, satu perawat gigi, dan dua apoteker.
Dengan sumber daya tersebut, Klinik Mediska Padang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan umum, layanan kesehatan gigi, kesehatan ibu dan anak, tindakan medis sederhana hingga pelayanan kefarmasian.
Tak hanya itu, KAI Divre II Sumbar juga menyediakan Pos Kesehatan (Poskes) di Stasiun Padang, Stasiun Naras, dan Stasiun Kayutanam. Poskes ini berfungsi memberikan pelayanan kesehatan awal, penanganan kegawatdaruratan, serta mendukung keselamatan pelanggan dan pekerja di lingkungan perkeretaapian.
Untuk memastikan pelayanan lanjutan bagi pasien, KAI Divre II Sumbar menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit rujukan di Sumatera Barat, di antaranya RSUP Dr. M. Djamil Padang, RS Siti Hawa, RSIA CICIK, RS Semen Padang Hospital, RS Siti Rahmah, RST Reksodiwiryo, RS Naili DBS, RS Universitas Andalas, RS Mutiara Bunda, RSIA Restu Ibu, RS Aisyiyah, RS TMC Pariaman, RSU Bunda, dan RS Hermina.
Klinik Mediska Padang juga telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hingga Semester I Tahun 2026, sebanyak 3.752 masyarakat telah memilih Klinik Mediska Padang sebagai FKTP.
Reza menambahkan, KAI Divre II Sumbar akan terus meningkatkan sarana dan prasarana, kompetensi tenaga kesehatan, serta memperluas cakupan layanan agar manfaat keberadaan Klinik Mediska dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Sumatera Barat.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di Klinik Mediska Padang maupun Klinik Mediska Lubuk Alung. Dengan fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan yang kompeten, layanan BPJS Kesehatan, serta dukungan jejaring rumah sakit rujukan, kami siap memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, aman, dan berkualitas,” tutup Reza.
Reza
