Saham RANS Melantai di BEI, Langsung ARA pada Hari Perdana Perdagangan

Jakarta, Fokuscyber – PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, perusahaan media dan hiburan yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi mencatatkan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7). Pada hari pertama perdagangan, saham perseroan langsung menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA).

Saham berkode RANS dibuka menguat signifikan dengan kenaikan 34,12 persen atau 58 poin ke level Rp228 per saham, dari harga penawaran umum sebesar Rp170 per saham.

Dalam seremoni pencatatan saham perdana, Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, Nagita Slavina, mengatakan keputusan membawa perusahaan melantai di bursa merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi besar yang tidak mungkin dicapai seorang diri.

“Mimpi sebesar ini tidak bisa dibangun sendirian,” ujar Nagita dalam sambutannya.

Ia berharap langkah RANS menjadi perusahaan terbuka dapat menginspirasi banyak pihak bahwa cita-cita besar dapat diwujudkan melalui proses yang dimulai dari langkah-langkah kecil.

Menurutnya, kreativitas tidak hanya mampu menghadirkan inspirasi, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja, membuka peluang usaha baru, serta menggerakkan perekonomian nasional.

Melalui penawaran umum perdana, RANS melepas sebanyak 2,52 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan harga penawaran Rp170 per saham, perseroan berpotensi menghimpun dana segar sekitar Rp429 miliar.

Berdasarkan prospektus perusahaan, sekitar 37,61 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk kebutuhan operasional, terutama mendukung bisnis penyelenggaraan konser di berbagai kota. Sebanyak 19,08 persen dialokasikan untuk ekspansi bisnis kosmetik dengan merek Slavina, 18,64 persen untuk belanja modal pengembangan wahana bermain Cipungland, sedangkan sisanya digunakan untuk pembayaran utang serta penyertaan modal kepada anak perusahaan.

Antusiasme investor terhadap IPO RANS juga tergolong tinggi. Selama masa penawaran umum, jumlah antrean pemesanan saham mencapai 1.092.166 Single Investor Identification (SID), mencerminkan tingginya minat pasar terhadap emiten baru tersebut.

Dalam proses IPO, RANS menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Dengan harga penawaran Rp170 per saham, perseroan memiliki rasio Price to Book Value (PBV) sebesar 5,03 kali berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025. Perhitungan tersebut mengacu pada jumlah saham sebelum IPO sebanyak 10,08 miliar lembar, total ekuitas Rp340,8 miliar, dan nilai buku per saham (Book Value Per Share/BVPS) sebesar Rp33,80.

Dari sisi fundamental, kinerja keuangan RANS pada 2025 menunjukkan perlambatan. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp353,37 miliar atau turun 13,91 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp410,49 miliar. Sementara itu, laba bersih juga mengalami penurunan 41,60 persen menjadi Rp56,68 miliar dari sebelumnya Rp97,06 miliar pada 2024.

Meski demikian, respons positif pasar pada hari pertama perdagangan menunjukkan optimisme investor terhadap prospek pertumbuhan RANS sebagai perusahaan media dan hiburan yang kini resmi berstatus emiten di Bursa Efek Indonesia. (R/DK)

- Advertisement -
Exit mobile version