Pendampingan Halal Menyentuh Pedagang Kecil, LP3H Mathla’ul Anwar Hadir di Solok.

Solok, Fokuscyber.com — Komitmen mendukung penguatan ekosistem halal bagi pelaku usaha kecil terus dilakukan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Mathla’ul Anwar. Melalui kegiatan survei dan pendampingan langsung di lapangan, lembaga tersebut hadir membantu para pedagang kecil memahami pentingnya sertifikasi halal bagi produk yang mereka jual.

Kegiatan survei lapangan dilaksanakan pada Senin (18/05/2026) di kawasan depan SMAN 1 Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Sejumlah pedagang keliling yang berjualan di sekitar lokasi menjadi sasaran pendataan dan edukasi terkait proses sertifikasi halal.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Koordinator Provinsi Sumatera Barat, Nindi Sri Bunda, S.Pd.I., didampingi Ayu Tri Yolanda, A.Md selaku anggota tim pendamping. Kehadiran tim di tengah masyarakat mendapat sambutan hangat dari para pedagang yang selama ini masih memiliki keterbatasan informasi mengenai pengurusan sertifikat halal.

Dalam keterangannya kepada awak media, Nindi Sri Bunda menyampaikan bahwa pendampingan halal bukan hanya sekadar memenuhi administrasi, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap produk UMKM.

Menurutnya, pedagang kecil perlu mendapatkan perhatian dan dukungan agar mampu berkembang di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

“Kami ingin para pedagang kecil merasa terbantu. Banyak dari mereka sebenarnya memiliki produk yang baik, namun belum memahami proses sertifikasi halal. Karena itu kami hadir langsung untuk memberikan pendampingan dan edukasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan survei dilakukan dengan mendatangi langsung pedagang satu per satu guna melakukan pendataan usaha, mengecek jenis produk yang dijual, serta memberikan penjelasan mengenai tahapan pengajuan sertifikasi halal. Pendekatan secara langsung dinilai lebih efektif karena para pedagang bisa bertanya dan berkonsultasi secara terbuka mengenai kendala yang mereka hadapi.

Selain itu, tim pendamping juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan alat produksi, penggunaan bahan baku yang jelas sumbernya, hingga proses pengolahan makanan yang sesuai standar halal. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas produk masyarakat.

Ayu Tri Yolanda, A.Md menambahkan bahwa sebagian besar pedagang kecil masih menganggap pengurusan sertifikasi halal sebagai sesuatu yang rumit dan membutuhkan biaya besar. Karena itu, kehadiran tim pendamping di lapangan diharapkan mampu memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

“Pendampingan ini dilakukan agar para pelaku usaha tidak merasa sendiri. Kami membantu memberikan arahan sekaligus mendampingi prosesnya supaya mereka lebih mudah memahami prosedur yang ada,” katanya.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara pendamping halal dengan masyarakat pelaku usaha. Para pedagang tampak antusias mengikuti penjelasan dan aktif menanyakan berbagai hal terkait manfaat sertifikasi halal terhadap perkembangan usaha mereka.

Sejumlah pedagang mengaku senang dengan adanya pendampingan langsung tersebut karena selama ini mereka belum pernah mendapatkan penjelasan secara detail mengenai proses sertifikasi halal. Mereka berharap program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh legalitas halal bagi produknya.

Berdasarkan informasi resmi, Direktur Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Mathla’ul Anwar wilayah Banten adalah Hadi Susilo.

LP3H Mathla’ul Anwar sendiri terus aktif melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung penguatan produk halal di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pelaku usaha kecil yang sadar akan pentingnya sertifikasi halal serta memiliki akses lebih mudah dalam proses pengurusannya.

Pendampingan yang menyentuh langsung masyarakat bawah menjadi langkah nyata dalam membantu UMKM naik kelas dan meningkatkan daya saing produknya di tengah masyarakat.( A5)

- Advertisement -
Exit mobile version