HUT ke-113 Kabupaten Solok: Festival Kuliner dan Pawai Budaya Angkat Produk Lokal

Solok, Fokuscyber.com Perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-113 Kabupaten Solok berlangsung meriah melalui Festival Kuliner dan Pawai Budaya yang digelar pemerintah daerah. Dalam momentum ini, Dekranasda Kabupaten Solok tampil aktif dengan mengusung tema “Hadir, Berkarya dan Berdampak bagi Pelaku Industri Kerajinan” sebagai bentuk komitmen mendorong kemajuan IKM lokal.

Dekranasda turut ambil bagian dengan menampilkan berbagai produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) binaannya. Produk-produk tersebut di antaranya batik khas Salingka Tabek, kain tenun, serta beragam kerajinan tangan lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya daerah.

Foto istimewa

Ketua Dekranasda Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Festival Kuliner dan Pawai Budaya ini menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan produk lokal ke masyarakat yang lebih luas.

“Momentum HUT ke-113 Kabupaten Solok ini sangat penting bagi kami untuk mempromosikan hasil karya IKM binaan. Harapannya, produk-produk lokal semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya kepada awak media, Senin (20/04/26)

Ia juga menegaskan bahwa Dekranasda terus berkomitmen melakukan pembinaan terhadap pelaku IKM, baik dari sisi kualitas produk, inovasi, maupun pemasaran, sehingga mampu meningkatkan daya saing.

Di tempat terpisah, Sekretaris Dekranasda Catra Desiana, SP menambahkan bahwa Festival Kuliner dan Pawai Budaya menjadi sarana efektif dalam membuka peluang pasar bagi para pelaku usaha lokal.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi ruang promosi yang sangat potensial. Kita berharap produk IKM binaan Dekranasda semakin diminati masyarakat dan mampu meningkatkan perekonomian daerah,” ungkapnya.

Salah satu pelaku IKM yang ikut ambil bagian, Mira, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa event seperti ini memberikan peluang besar bagi pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada masyarakat.

“Kami sangat bersyukur bisa ikut serta dalam Festival Kuliner dan Pawai Budaya ini. Selain bisa menjual produk, kami juga bisa memperkenalkan karya kami kepada lebih banyak orang. Harapannya kegiatan seperti ini terus diadakan agar usaha kami bisa berkembang,” ujarnya.

Festival Kuliner dan Pawai Budaya dalam rangka HUT ke-113 Kabupaten Solok menjadi bukti nyata sinergi antara pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif. Kehadiran Dekranasda dengan berbagai produk unggulan diharapkan mampu memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. (A3)

- Advertisement -
Exit mobile version