Sibolga, Fokuscyber – Peran PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dinilai sangat penting dalam membantu pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Nias. Sejak beroperasi di rute Sibolga – Gunungsitoli September 2025, kehadiran kapal negara ini berhasil menstabilkan harga dan melancarkan distribusi logistik.
Hal itu disampaikan Tokoh Masyarakat Nias dan Ketua HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias Indonesia) Kota Sibolga, Sozanolo Telaumbanua, SE, MM.
“ASDP hadir bukan hanya sebagai operator kapal. Tapi sebagai penopang ekonomi masyarakat Nias. Dengan jadwal pasti dan tarif resmi, rantai pasok dari Sibolga ke Nias jadi lebih terjamin,” ujar Sozanolo, Minggu (26/7/2026).
*HIMBAUAN UNTUK DUNIA USAHA*
Melihat pentingnya keberlanjutan operasional kapal ASDP, Sozanolo menghimbau seluruh pengusaha ekspedisi dan perusahaan jasa pengiriman barang yang melayani rute Sibolga – P. Nias atau sebaliknya agar menggunakan kapal milik ASDP.
“Teman-teman ekspedisi, mari kita dukung bersama. Kalau kapal ASDP ramai dan operasionalnya berkelanjutan, maka dampaknya langsung ke stabilitas harga sembako, BBM, dan bahan bangunan di Nias,” katanya.
Senada dengan Sozanolo, Ketua HIMNI Tapanuli Tengah sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, Famoni Gulu, SH., M.Pd., C.PL juga menyampaikan hal yang sama.
“Kehadiran ASDP melayani rute penyeberangan Sibolga – Gunungsitoli memiliki dampak positif terhadap stabilitas perekonomian masyarakat di Kepulauan Nias. Karena itu kami mengajak seluruh pengusaha untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan layanan ini,” kata Famoni.
Menurut Sozanolo, jika kapal ASDP berhenti beroperasi karena okupansi rendah, maka masyarakat Nias lah yang paling dirugikan. Harga akan kembali naik dan pasokan barang tidak pasti seperti sebelum ada ASDP.
“Ini tanggung jawab kita bersama. Pengusaha untung, masyarakat juga terbantu. Jangan hanya cari murah sesaat tapi mengorbankan keberlanjutan jangka panjang,” tegasnya.
DAMPAK BAGI MASYARAKAT
Sozanolo menjelaskan, sejak ada ASDP, pengiriman hasil bumi, perikanan, dan UMKM dari Nias ke Sibolga-Medan juga lebih mudah. Begitu juga barang kebutuhan pokok masuk ke Nias tidak lagi terhambat cuaca dan jadwal.
“Pemerintah sudah hadir melalui ASDP. Sekarang giliran kita, masyarakat dan pengusaha, yang menjaga agar layanan ini terus ada,” tutupnya.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nickson Ambarita mengapresiasi dukungan tersebut. “Dukungan tokoh masyarakat dan DPRD sangat kami butuhkan agar layanan penyeberangan ini bisa terus kami tingkatkan,” ujarnya.
(wr warasi)
