Kabut Asap Karhutla Menyelimuti Silungkang, PPB Bagikan 25 Boks Masker untuk Pelajar

Silungkang, Fokuscyber – 28 Agustus 2026 Merespons kondisi kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berdampak terhadap kualitas udara di wilayah Sumatera, Pemuda Payung Balai (PPB) Silungkang Peduli bergerak cepat melakukan aksi tanggap darurat dengan membagikan masker secara gratis kepada para pelajar di Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Sebanyak 25 boks masker ukuran dewasa dibagikan kepada siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang masih melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Kamis (28/8/2026) pagi, dengan pendistribusian difokuskan pada jam masuk sekolah, mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB. Aksi ini merupakan langkah preventif untuk membantu melindungi kesehatan pernapasan para pelajar dari paparan kabut asap serta mengurangi risiko gangguan kesehatan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Ketua Umum PPB, Ade Candra, memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi sejumlah pengurus inti. Ia mengatakan, aksi pembagian masker merupakan bentuk kepedulian PPB terhadap kesehatan generasi muda di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap.

“Kondisi udara yang terpapar kabut asap Karhutla sangat berisiko bagi kesehatan anak-anak kita. Oleh karena itu, kami dari pengurus bersama para donatur berinisiatif membantu menyalurkan masker untuk menjaga anak-anak kita agar terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh asap ini. Kami ingin memastikan mereka memiliki perlindungan yang sesuai,” ujar Ade Candra.

Distribusi masker dilakukan di sejumlah titik sekolah, di antaranya SDI Silungkang, SMP Muhammadiyah Silungkang, dan SMA SDI Silungkang. Para relawan PPB disebar ke beberapa lokasi guna memastikan pembagian masker berjalan merata sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai secara penuh.

Aksi solidaritas tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, para siswa, maupun wali murid. Kehadiran relawan PPB dinilai membantu memberikan perlindungan tambahan bagi para pelajar yang harus tetap beraktivitas di luar rumah dalam kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap.

Ade Candra menjelaskan, pada awalnya PPB juga berencana menyasar pelajar tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD). Namun, rencana tersebut disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah Kota Sawahlunto yang menerapkan pembelajaran daring bagi sejumlah jenjang pendidikan.

“Sebenarnya kami akan menyasar sampai PAUD, TK, dan SD. Namun karena adanya kebijakan pemerintah kota untuk sekolah daring, kami hanya menyasar tingkat SMP dan SMA yang masih melaksanakan sekolah tatap muka,” jelasnya.

PPB Silungkang Peduli juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan wali murid, untuk terus memantau perkembangan kualitas udara. Masyarakat diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak serta tetap disiplin menggunakan masker selama kondisi udara belum kembali stabil.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi adik-adik semua. Ini adalah bukti komitmen kami dari PPB dalam menjaga generasi penerus bangsa agar tetap sehat. Seperti slogan kami, Basamo Mangko Ka Jadi,” pungkas Ade Candra.

Aksi pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial PPB Silungkang Peduli dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap Karhutla, khususnya dalam memberikan perlindungan kepada kelompok pelajar yang tetap menjalani aktivitas pembelajaran secara tatap muka.

(Suherman)

- Advertisement -
Exit mobile version