27.4 C
Munich
Rabu, Agustus 26, 2026

Kementan Naikkan Bantuan Irigasi Kabupaten Solok dari 13 Jadi 74 Unit

Must read

Kubung, Fokuscyber – Kementerian Pertanian (Kementan) RI meningkatkan alokasi bantuan program irigasi untuk Kabupaten Solok dari 13 menjadi 74 unit. Penambahan dukungan tersebut diberikan setelah Kementan menilai Kabupaten Solok mampu bergerak cepat dalam menangani dampak bencana di sektor pertanian.

Hal itu disampaikan Direktur Irigasi Kementerian Pertanian RI, Dr. Liferdi Lukman, S.P., M.Si., saat melakukan kunjungan kerja ke Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Jumat (7/8/2026).

Kunjungan tersebut disambut Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH dan turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Camat Kubung, Walinagari Selayo, perwakilan Biro Perencanaan Kementerian Pertanian, serta perwakilan sejumlah direktorat jenderal di lingkungan Kementerian Pertanian RI.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Solok menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana di Kabupaten Solok.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemkab Solok menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana.

Bupati menjelaskan, sekitar 80 persen lahan pertanian yang mengalami kerusakan ringan dan sedang telah berhasil ditangani. Sementara itu, masih terdapat sekitar 64 hektare lahan dengan kategori rusak berat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Alhamdulillah, sawah yang kita lihat hari ini sudah memasuki musim tanam ketiga. Mudah-mudahan ini menjadi tanda bahwa ekonomi masyarakat kita kembali tumbuh,” ujar Jon Firman Pandu.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian RI atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Solok melalui berbagai program pembangunan sektor pertanian.

Ia menegaskan, seluruh bantuan pemerintah akan dimanfaatkan secara optimal, tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan guna mendukung program swasembada pangan nasional.

Sementara itu, Direktur Irigasi Kementerian Pertanian RI, Dr. Liferdi Lukman, mengapresiasi kecepatan Pemkab Solok dalam menangani dampak bencana di sektor pertanian.

Menurutnya, Kabupaten Solok termasuk daerah yang cepat mengimplementasikan berbagai program Kementan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

“Awalnya kami mengalokasikan 13 unit program irigasi untuk Kabupaten Solok. Karena pelaksanaannya cepat dan berhasil, sekarang kami tingkatkan menjadi 74 unit. Daerah yang mampu melaksanakan program dengan baik akan semakin dipercaya dan memperoleh tambahan dukungan dari pemerintah pusat,” ungkap Liferdi.

Ia mendorong Pemkab Solok terus mengusulkan kebutuhan pembangunan irigasi melalui Sistem Informasi Pengusulan Irigasi (Sipuri). Peningkatan anggaran pembangunan irigasi oleh pemerintah pusat dinilai menjadi peluang bagi daerah untuk mempercepat pembangunan jaringan irigasi, baik primer, sekunder, maupun tersier.

Liferdi juga menjelaskan bahwa bantuan Kementan kini disalurkan langsung kepada kelompok tani tanpa melalui pihak ketiga. Dengan mekanisme tersebut, manfaat bantuan diharapkan dapat diterima secara maksimal oleh petani.

Ia turut mendorong pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan pemerintah nagari aktif menyampaikan usulan kebutuhan masyarakat sehingga dapat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat.

Bupati Solok kembali menyampaikan terima kasih atas kunjungan Direktur Irigasi beserta jajaran Kementan yang meninjau langsung kondisi pertanian di Kabupaten Solok.

Menurutnya, perhatian pemerintah pusat menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lahan pertanian di Nagari Selayo yang telah kembali produktif dan memasuki musim tanam ketiga.

Kondisi tersebut menjadi gambaran keberhasilan kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Solok.

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article