26.4 C
Munich
Minggu, Mei 31, 2026

Tumpukan Sampah Hambat Aktivitas Pasar Agropolitan Sungai Nanam, Ini Langkah Bupati Solok

Must read

Solok, Fokuscyber.com — Kondisi Pasar Agropolitan Sungai Nanam yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Solok. Menindaklanjuti laporan masyarakat, Bupati Solok melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Senin (25/05/26).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Solok melihat langsung kondisi pasar yang masih menghadapi persoalan lingkungan, terutama tumpukan sampah dan saluran air yang kurang baik sehingga menimbulkan genangan saat hujan turun.

Bupati juga berdialog dengan pengurus pasar serta masyarakat untuk mengetahui penyebab utama pasar belum ditempati secara maksimal oleh pedagang.

Dari hasil sidak diketahui bahwa persoalan sampah menjadi salah satu faktor utama yang menghambat aktivitas pasar. Pengurus pasar menjelaskan, sebagian besar sampah yang terlihat merupakan sampah lama yang telah menumpuk cukup lama. Namun untuk sampah baru, saat ini sudah mulai dilakukan pengelolaan dan pengangkutan rutin menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan mobil pengangkut sampah.

Kehadiran langsung Bupati Solok ke lokasi mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar pasar. Salah seorang warga Sungai Nanam mengaku senang karena pemerintah daerah akhirnya turun langsung melihat kondisi pasar yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Kami merasa senang dan berharap setelah sidak ini pasar bisa segera dibenahi. Selama ini masyarakat memang berharap ada perhatian serius terhadap persoalan sampah dan kondisi pasar supaya pedagang nyaman berjualan,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Solok menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan membiarkan persoalan itu berlarut-larut. Ia menyebut akan segera memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti persoalan pasar dan penanganan sampah agar kawasan pasar kembali bersih dan layak digunakan.

“Kita akan meminta OPD terkait segera menindaklanjuti persoalan pasar ini, termasuk penanganan sampahnya. Harapan kita ke depan tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah di area pasar, sehingga pasar tetap bersih, nyaman, dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pedagang maupun masyarakat,” tegas Bupati Solok.

Selain persoalan sampah, kondisi drainase pasar juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Saluran air yang belum berfungsi maksimal dinilai menjadi penyebab genangan di sejumlah titik ketika hujan turun.

Pemerintah Kabupaten Solok menargetkan Pasar Agropolitan Sungai Nanam dapat segera difungsikan secara optimal sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi para petani dan pedagang di kawasan Alahan Panjang dan sekitarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Solok turut meninjau progres pembangunan Koperasi Merah Putih Nagari Sungai Nanam yang saat ini telah mencapai sekitar 80 persen pengerjaan.

Keberadaan koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat nagari serta mendukung penguatan sektor pertanian dan perdagangan lokal.

Bupati berharap pembangunan koperasi dapat segera diselesaikan sehingga dapat diresmikan dan segera beroperasi untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nagari Sungai Nanam. (A3)

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article