21.2 C
Munich
Minggu, Juli 26, 2026

Anak Bungsu Menangis Histeris Sambut Jenazah Ayah yang Tewas Dihajar Massa Usai Diduga Curi Ayam

Must read

Buleleng, Fokuscyber – Suasana duka menyelimuti rumah duka KD di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Anak bungsu korban menangis histeris saat jenazah sang ayah tiba di rumah setelah tewas akibat dihajar massa karena diduga mencuri ayam aduan di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Momen pilu tersebut viral di media sosial. Dalam video yang beredar, putri bungsu KD terlihat menangis sambil memanggil-manggil ayahnya yang telah meninggal dunia, memancing rasa haru warga yang berada di sekitar rumah duka.

Kepala Desa Sidatapa, I Made Sutama, mengaku turut berduka atas peristiwa tersebut. Ia bahkan ikut menjemput jenazah korban sebelum dibawa pulang ke rumah duka.

“Saat tiba di rumah, melihat anaknya menangis tersedu-sedu, saya benar-benar sedih,” ujar Sutama, Sabtu (25/7/2026).

Menurut Sutama, KD meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Dua di antaranya masih berstatus pelajar, masing-masing duduk di bangku kelas 1 SMA dan kelas 1 SD.

Ia menyayangkan aksi main hakim sendiri yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Menurutnya, apabila seseorang diduga melakukan tindak pidana, seharusnya diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau memang bersalah, laporkan ke pihak berwajib. Jangan melakukan main hakim sendiri sampai menghilangkan nyawa orang hanya gara-gara mencuri ayam,” tegasnya.

Sutama menambahkan, keluarga telah mengikhlaskan kepergian KD. Meski begitu, ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan menjadi pelajaran agar masyarakat tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, menjelaskan insiden tersebut terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.30 Wita. KD diduga tertangkap tangan mencuri ayam milik warga bernama I Wayan Adi Suteja (31).

Menurut Wiwik, warga yang emosi karena maraknya kasus kehilangan ayam kemudian mengeroyok KD hingga meninggal dunia di lokasi. Selain itu, sepeda motor milik korban juga dibakar massa.

Petugas Polsek Baturiti yang tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 Wita mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi, dan mengevakuasi jenazah ke RSU Semara Ratih, Tabanan.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa seekor ayam yang diduga hendak dicuri, satu bilah golok, tas berisi tang, katapel, batu, serta sejumlah uang tunai.

Jenazah KD telah diserahkan kepada pihak keluarga pada Jumat sore. Hingga kini, penyidik Polres Tabanan masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi dan pihak-pihak yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Rita/detik.com

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article