Solok, Fokuscyber – Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, secara resmi melepas keberangkatan 61 peserta didik Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Dharmasraya untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan berlangsung di Ruang Pertemuan Perpustakaan Daerah Kabupaten Solok, Rabu (29/7/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok Ir. Desmalia Ramadanur, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Elafki, S.Pd., MM., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Eko Gunanto, S.Pd., Kepala SRMP 5 Solok, para orang tua peserta didik, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Ir. Desmalia Ramadanur, menjelaskan bahwa Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 telah melalui proses pendataan, verifikasi, dan seleksi secara terpadu. Sebanyak 182 calon siswa berhasil didata, kemudian dilakukan verifikasi dan validasi melalui kunjungan rumah bersama Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dan pihak terkait pada 15–19 Juni 2026.
Menurutnya, melalui rapat pleno tim seleksi ditetapkan peserta prioritas yang memenuhi seluruh kriteria program. Sekolah Rakyat menerapkan sistem pendidikan berasrama yang memadukan pembelajaran akademik, pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta penguatan nilai-nilai keagamaan.
“Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 telah melalui proses pendataan, verifikasi, dan seleksi secara terpadu bersama Dinas Pendidikan, pendamping PKH, serta instansi terkait, sehingga ditetapkan peserta yang memenuhi kriteria,” ujar Desmalia.
Ia menambahkan, proses seleksi dilakukan secara cermat melalui kunjungan langsung ke rumah calon peserta didik guna memastikan program benar-benar tepat sasaran.
Mewakili para orang tua, Dede Eksa Putra, orang tua dari Rivaldo Fitra asal Kecamatan Hiliran Gumanti, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Solok atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak mereka untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati dan seluruh jajarannya atas perhatian dan kepedulian yang telah diberikan kepada kami,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan bahwa keberangkatan para peserta didik merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 melalui pemerataan akses pendidikan berkualitas.
“Hari ini kita akan memberangkatkan sebanyak 61 orang anak-anak Kabupaten Solok untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat,” kata Jon Firman Pandu.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Solok selesai pada 2027. Dengan demikian, peserta didik nantinya dapat mengenyam pendidikan di daerah sendiri tanpa harus bersekolah ke luar kabupaten.
“Insya Allah pada tahun 2027 Sekolah Rakyat di Kabupaten Solok sudah dapat digunakan sehingga anak-anak kita bisa bersekolah di daerah sendiri,” katanya.
Menurut Bupati, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi. Dari 182 pendaftar, baru 61 peserta yang dapat diterima pada tahun ini. Ke depan, pemerintah akan terus meningkatkan kapasitas agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
Kepada para orang tua, Jon Firman Pandu berpesan agar melepas anak-anak dengan penuh keikhlasan dan memberikan kepercayaan kepada pemerintah serta tenaga pendidik yang akan membimbing mereka selama menjalani pendidikan.
“Bapak Ibu jangan bersedih. Lepaskan anak-anak kita dengan semangat, dengan senyum, dan percayakan kepada pemerintah serta guru-guru kita,” pesannya.
Ia juga berpesan kepada para peserta didik agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya dengan belajar tekun, rajin beribadah, dan berusaha meraih prestasi.
Mengakhiri kegiatan, Bupati Solok secara simbolis melepas keberangkatan 61 peserta didik SRMP 5 Solok menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Dharmasraya, disaksikan oleh para orang tua, guru, dan seluruh tamu undangan.
Wahyu


