22.5 C
Munich
Senin, Agustus 17, 2026

Dodi Hendra Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara, Sampaikan Pesan untuk Generasi Muda

Must read

Jakarta, Fokuscyber.com — Suasana khidmat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Upacara peringatan kemerdekaan tersebut dihadiri berbagai tokoh nasional, pejabat negara, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta sejumlah undangan dari berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu tokoh masyarakat asal Sumatera Barat yang turut hadir dalam momentum bersejarah tersebut adalah Dodi Hendra, S.H.

Kehadiran Dodi Hendra di Istana Negara menjadi bagian dari momentum kebangsaan sekaligus bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah meletakkan dasar berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dodi Hendra dikenal sebagai tokoh masyarakat asal Sumatera Barat yang juga aktif dalam dunia politik sebagai kader Partai Gerindra serta memiliki kiprah di dunia usaha.

Dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya, Dodi Hendra tercatat pernah menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD Kabupaten Solok. Kiprahnya di Partai Gerindra juga tercatat dalam struktur kepengurusan partai di Kabupaten Solok.

Selain aktif di bidang politik dan dunia usaha, Dodi juga memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Pada 2024, misalnya, ia menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah berupa penyediaan makanan bergizi melalui rencana pembangunan dapur mandiri di Sumatera Barat.

Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata

Bagi Dodi Hendra, peringatan HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum 17 Agustus, menurutnya, harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa mengenai besarnya perjuangan dan pengorbanan para pendahulu.

“Bagi saya, hadir dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara adalah sebuah kehormatan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan ini diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pahlawan,” ujar Dodi Hendra.

Ia menilai generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan sekaligus mengisi kemerdekaan melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita tidak lagi berjuang dengan mengangkat senjata seperti para pejuang terdahulu. Perjuangan kita hari ini adalah bagaimana membangun bangsa, menjaga persatuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, serta memastikan generasi muda mendapatkan masa depan yang lebih baik,” katanya.

Menurut Dodi, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju apabila seluruh elemen bangsa mampu mengesampingkan perbedaan dan membangun negeri secara bersama-sama.

Semangat gotong royong dan persatuan, lanjutnya, harus terus menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Kemerdekaan harus kita maknai sebagai kesempatan untuk berbuat lebih baik bagi bangsa dan negara. Kita boleh berbeda pilihan politik, berbeda latar belakang dan profesi, tetapi kita tetap berada dalam satu rumah besar bernama Indonesia,” tutur Dodi.

Dodi Hendra: Sumatera Barat Harus Terus Berkontribusi

Sebagai putra daerah Sumatera Barat, Dodi Hendra juga berharap masyarakat Minangkabau dan seluruh masyarakat Sumatera Barat dapat terus mengambil peran dalam pembangunan nasional.

Ia mengingatkan bahwa Sumatera Barat memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa Indonesia serta telah melahirkan banyak tokoh yang memberikan kontribusi besar bagi republik.

“Sumatera Barat memiliki sejarah perjuangan yang panjang. Banyak tokoh dari Ranah Minang yang telah memberikan pemikiran, tenaga dan pengorbanan bagi bangsa ini. Semangat itu harus kita teruskan dalam bentuk karya dan pengabdian pada masa sekarang,” ujarnya.

Dodi juga mengajak generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi ikut mengambil bagian sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.

Menurutnya, dunia usaha, politik, pendidikan, teknologi dan berbagai sektor lainnya memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian serta meningkatkan daya saing Indonesia.

Momentum Evaluasi dan Membangun Optimisme

Peringatan HUT ke-81 RI, lanjut Dodi, harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus membangun optimisme menuju Indonesia yang semakin maju.

“Indonesia adalah negara besar. Kita memiliki sumber daya alam, sumber daya manusia dan potensi ekonomi yang luar biasa. Tantangannya adalah bagaimana seluruh potensi tersebut dikelola secara baik, adil dan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” ungkapnya.

Ia berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti setelah upacara selesai. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan, menurutnya, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian terhadap masyarakat, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa.

Dengan semangat tersebut, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak hanya menjadi perayaan sejarah, tetapi juga menjadi titik tolak bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju, sejahtera dan berkeadilan. (A3)

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article