22.6 C
Munich
Sabtu, September 12, 2026

Pasca mundurnya ketua Komite SD Muhammadiyah Silungkang, wali murid adakan Musyawarah Luar Biasa

Must read

Silungkang, Fokuscyber – 5 September 2026 Semangat membangun pendidikan yang lebih baik mengemuka dalam Musyawarah Luar Biasa Komite SD Muhammadiyah Silungkang yang digelar di Masjid Raya Silungkang, Sabtu (5/9/2026).

Musyawarah tersebut digelar untuk membentuk struktur kepengurusan komite yang baru menyusul mundurnya ketua komite sebelumnya. Proses pemilihan berlangsung terbuka dan demokratis dengan melibatkan pihak sekolah, Yayasan Muhammadiyah Silungkang serta perwakilan orang tua murid dari kelas I hingga kelas VI.

Sebanyak 37 orang tua murid hadir dan ikut memberikan suara dalam menentukan wajah baru kepengurusan komite.

Kepala SD Muhammadiyah Silungkang, Fauzul Azim, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat sehingga musyawarah luar biasa dapat terlaksana.

Ia menjelaskan, kepengurusan komite yang dibentuk pada 2025 sejatinya memiliki masa jabatan hingga 2029. Namun, setelah ketua komite sebelumnya menyatakan mundur dan adanya aspirasi dari sejumlah wali murid agar dilakukan pemilihan ulang secara transparan, maka musyawarah luar biasa akhirnya digelar.

Fauzul berharap kepengurusan baru mampu menjadi mitra strategis sekolah dalam mewujudkan kemajuan pendidikan.

“Terima kasih kepada panitia, orang tua murid, majelis guru dan yayasan yang sudah cepat tanggap melaksanakan musyawarah luar biasa ini. Komite merupakan mitra paling strategis bagi sekolah untuk kemajuan sekolah dan anak-anak kita,” ungkap Fauzul.

18 Tahun Mengawal Komite Sekolah

Dalam kesempatan tersebut, Anto Melhisi, SH, memberikan pemaparan mengenai tugas pokok dan fungsi komite sekolah berdasarkan Permendikdasmen Nomor 75 Tahun 2016.

Anto menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara komite, sekolah dan Yayasan Muhammadiyah Silungkang. Menurutnya, ketiga unsur tersebut harus berjalan beriringan dan saling menguatkan demi membesarkan sekolah.

Pengalaman Anto tidak sebentar. Pria yang akrab disapa Tuk Anto tersebut telah hampir 18 tahun berkecimpung dalam komite sekolah. Pengalaman panjang itu membuatnya memahami berbagai dinamika, tantangan dan persoalan yang menjadi bagian dari perjalanan sebuah komite sekolah.

Ia pun mengingatkan bahwa komite bukan sekadar struktur organisasi, tetapi memiliki peran penting sebagai mitra sekolah sekaligus wadah aspirasi orang tua murid.

Hamdani Dipercaya Jadi Ketua

Pemilihan berlangsung dengan mekanisme pemungutan suara. Sebanyak sembilan orang keterwakilan dipilih, yang berasal dari utusan masing-masing kelas serta unsur kepengurusan sebelumnya.

Hasil pemungutan suara menetapkan Hamdani sebagai Ketua Komite SD Muhammadiyah Silungkang, Ade Erlan sebagai Sekretaris, dan Yossy sebagai Bendahara. Sementara anggota lainnya tetap menjadi bagian dari kepengurusan inti komite.

Usai dipercaya memegang amanah tersebut, Hamdani justru mengawali sambutannya dengan kalimat penuh kerendahan hati.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.”

Ungkapan tersebut menjadi penanda bahwa jabatan yang diterimanya bukanlah sebuah kebanggaan semata, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

Hamdani menyadari, membangun dan memajukan sekolah tidak mungkin dilakukan seorang diri. Dibutuhkan kekompakan, komunikasi dan kerja sama yang kuat antara wali murid, pihak sekolah dan Muhammadiyah.

“Semoga ke depan kita semakin solid dan kompak, sehingga tupoksi masing-masing dapat berjalan dengan baik. Kita bersama-sama memiliki tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik bagi sekolah dan anak-anak kita,” ujar Hamdani.

Musyawarah luar biasa tersebut pun berlangsung sukses dan penuh semangat kebersamaan. Kepengurusan baru diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang kuat antara orang tua murid, sekolah dan yayasan, sekaligus membawa SD Muhammadiyah Silungkang semakin maju, solid dan dipercaya masyarakat.

(Suherman)

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article