22.7 C
Munich
Minggu, September 13, 2026

Kualitas Udara Capai 430 AQI, Pemko Padang Alihkan Sekolah ke PJJ

Must read

Padang, Fokuscyber — Pemerintah Kota Padang mengambil langkah cepat menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Aktivitas belajar mengajar tatap muka di seluruh PAUD/TK, SD hingga SMP negeri dan swasta di Kota Padang resmi dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring.

Kebijakan tersebut diterapkan Pemko Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang pada Selasa (8/9/2026), sebagai upaya melindungi kesehatan peserta didik dari risiko gangguan pernapasan.

Keputusan itu diambil setelah kualitas udara di Kota Padang masuk kategori Berbahaya, dengan indeks kualitas udara mencapai 430 AQI US dan konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat 290,2 µg/m³.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan pengalihan pembelajaran menjadi daring merupakan langkah mitigasi pemerintah menghadapi kondisi udara yang dinilai sudah membahayakan kesehatan.

“Kita mengambil langkah mitigasi menghadapi kondisi udara yang sudah masuk kategori berbahaya per hari ini. Sekolah dilakukan secara daring, dan kami juga menghimbau warga Kota Padang untuk sementara menghindari kegiatan luar ruang, atau gunakan masker ketika harus berkegiatan di luar ruang. Semoga kualitas udara kita segera membaik,” ujar Fadly.

Menurutnya, keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam mengambil kebijakan tersebut. Selain peserta didik, masyarakat Kota Padang juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan seluruh satuan pendidikan telah diarahkan untuk menerapkan pembelajaran dari rumah secara daring.

“Melihat kondisi kabut asap yang semakin tebal, kami menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk menerapkan PJJ atau belajar dari rumah secara daring. Hal ini dilakukan demi mengantisipasi dan mengurangi risiko gangguan kesehatan pada anak-anak kita,” kata Yopi.

Selama pelaksanaan PJJ, Disdikbud mengimbau para orang tua dan wali murid memastikan anak-anak tetap beraktivitas di dalam rumah. Anak-anak juga diminta menggunakan masker apabila terpaksa harus keluar ruangan.

Disdikbud Kota Padang terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan kualitas udara. Hasil pemantauan akan menjadi pertimbangan dalam menentukan kebijakan pembelajaran tatap muka selanjutnya.

Pemko Padang berharap kondisi udara segera membaik sehingga kegiatan pendidikan dapat kembali dilaksanakan secara normal dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik.

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article