Padang Panjang, Fokuscyber.com — Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido Indonesia IX di Lampung menjadi momentum penting bagi atlet Hapkido Sumatera Barat untuk menguji kemampuan sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Porprov XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026.
Kejurnas Hapkido Indonesia IX tersebut dilaksanakan pada 25–27 September 2026 dan diikuti sejumlah Pengcab Hapkido dari Sumatera Barat, di antaranya Pengcab Bukittinggi, Pengcab Pasaman Barat, dan Pengcab Padang Panjang.
Keikutsertaan dalam kompetisi tingkat nasional ini bukan sekadar mengejar prestasi. Ajang tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi akhir kemampuan atlet sebelum menghadapi persaingan pada Porprov XVI Sumbar.
Bagi tim Hapkido Sumatera Barat, pertandingan di Lampung menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan teknik, mental bertanding, fisik, serta konsistensi atlet. Hasil penampilan di Kejurnas juga menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kesiapan menghadapi pesta olahraga tingkat provinsi yang akan digelar pada Oktober mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Padang Panjang turut memberikan dukungan terhadap keikutsertaan atlet daerah. Wali Kota Padang Panjang diwakili Staf Ahli Pemerintahan, Dian Eka Purnama.
Dian menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Padang Panjang belum dapat hadir secara langsung lantaran sedang menjalankan tugas yang tidak dapat diwakilkan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf karena Bapak Wali Kota belum dapat hadir bersama kita. Beliau saat ini sedang menjalankan tugas yang tidak dapat diwakilkan,” ujar Dian Eka Purnama, Selasa (23/09/26)
Ia menyampaikan bahwa keikutsertaan atlet Padang Panjang dalam Kejurnas Hapkido Indonesia IX merupakan kesempatan penting untuk menambah pengalaman sekaligus mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan.
Menurutnya, kompetisi nasional memberikan pengalaman berbeda bagi atlet karena harus menghadapi lawan dari berbagai daerah dengan karakter permainan dan tingkat persaingan yang beragam.
Sementara itu, di tempat terpisah, Sabam Yon Deri Karata, SE, MM, selaku pengurus Pengprov Hapkido Sumatera Barat, mengatakan Kejurnas IX di Lampung memiliki arti strategis bagi pembinaan Hapkido Sumbar.
Menurut Yon Deri, kejuaraan ini menjadi salah satu ajang penentuan dan evaluasi atlet menuju Porprov XVI Sumbar yang akan berlangsung Oktober 2026.
“Kejuaraan ini sangat penting karena menjadi kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan mereka sebelum menghadapi Porprov XVI Sumbar. Penampilan di sini menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat sejauh mana kesiapan atlet,” ujar Yon Deri.
Ia menambahkan, persiapan menuju Porprov tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknik, tetapi juga mental, kedisiplinan, kondisi fisik, serta pengalaman bertanding.
Karena itu, keikutsertaan atlet Sumatera Barat pada Kejurnas Hapkido Indonesia IX diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kekuatan dan kesiapan masing-masing atlet.
Dengan tampilnya atlet dari Bukittinggi, Pasaman Barat, dan Padang Panjang, Hapkido Sumatera Barat terus memperluas pembinaan sekaligus mempersiapkan kekuatan terbaik untuk menghadapi Porprov XVI Sumbar.
Kejurnas di Lampung pun menjadi panggung penting untuk mematangkan langkah menuju Oktober saat para atlet akan kembali berjuang membawa nama daerah dalam ajang olahraga terbesar tingkat Sumatera Barat tersebut. (A3)


