OKU TIMUR — Setiap hari tanpa lelah, Bapak Rodialloh hadir di lokasi pembangunan rumahnya, ikut membantu sekaligus menyaksikan sendiri bagaimana bangunan yang dulu sederhana dan kurang kokoh kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih tegak, rapi, dan layak ditempati. Di usia yang tidak lagi muda, ia tak menyangka akan memiliki kesempatan memiliki rumah yang jauh lebih baik, dan hal itu menjadi kenyataan berkat kepedulian Satgas TMMD Ke‑130 Kodim 0403/OKU serta tetangga yang bahu‑membahu membantunya.
Selama bertahun‑tahun, Bapak Rodialloh dan keluarganya bertahan menempati rumah dengan dinding yang mulai miring, lantai tanah yang sering lembap, serta atap yang kerap bocor saat hujan turun. Ia sering merasa cemas memikirkan keselamatan istri dan anak‑anaknya, namun keterbatasan biaya membuatnya belum mampu memperbaiki secara menyeluruh. Kini, melihat dinding‑dinding baru berdiri tegak dan struktur bangunan diperkuat dengan baik, kekhawatiran itu perlahan berganti menjadi rasa syukur yang mendalam.
Di sela jeda pekerjaan, Bapak Rodialloh menyampaikan perasaannya dengan tulus: “Saya sungguh tidak menyangka bisa melihat rumah saya dibangun seindah ini. Dulu saya hanya berdoa agar keluarga saya tetap aman, meski tempat tinggal kami sederhana. Sekarang melihat Bapak‑bapak Satgas dan warga desa bekerja keras demi rumah saya, saya merasa sangat dihargai dan dibantu. Saya berjanji akan merawat rumah ini sebaik mungkin, agar kebaikan yang diberikan kepada saya ini tidak sia‑sia,” ungkapnya.
Bagi Bapak Rodialloh, pembangunan ini bukan sekadar susunan batu dan semen, melainkan harapan baru yang membuatnya lebih tenang menatap masa depan keluarga. Ia berkomitmen ikut menjaga dan merawat rumah ini, serta turut menyebarkan semangat gotong‑royong yang sama kepada tetangga, sebagai wujud terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah membantu.
Pembangunan rumah Bapak Rodialloh menjadi bukti nyata bahwa kehadiran program TMMD tidak hanya membangun bangunan, tetapi juga membangkitkan semangat dan kebahagiaan keluarga yang selama ini membutuhkan bantuan nyata.(*)


