22.2 C
Munich
Minggu, September 13, 2026

SISSca 2026 Tampilkan Pesona Songket Silungkang, Sawahlunto Dorong Budaya Lokal Mendunia

Must read

Sawahlunto, Fokuscyber — Pesona Songket Silungkang kembali mencuri perhatian dalam rangkaian hari kedua Sawahlunto International Songket Carnival (SISSca) 2026 yang digelar di Panggung Utama Terminal Kota Sawahlunto, Minggu (6/9/2026).

Mengusung tema “Songket Innovation in Luxury”, SISSca 2026 menjadi salah satu dari Top 125 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Ajang ini menjadi momentum penting bagi Kota Sawahlunto untuk memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus menggali potensi ekonomi kreatif daerah, khususnya Songket Silungkang, agar semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Sawahlunto Riyanda, Wakil Wali Kota Sawahlunto beserta istri, perwakilan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Sekretaris Deputi Bidang Penyelenggaraan Event, Titik Lestari, Deputi Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari, Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi dan Ny. Dianita Maulin Vasko, serta sejumlah tamu penting lainnya.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda mengatakan, SISSca bukan sekadar pergelaran budaya, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat identitas daerah.

“Sebagai salah satu Kharisma Event Nusantara 2026, SISSca hadir sebagai ruang untuk merayakan kekayaan budaya serta kreativitas masyarakat Sawahlunto, sekaligus mengangkat Songket Silungkang agar semakin dikenal, dicintai dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Riyanda.

Menurutnya, pengembangan Songket Silungkang harus berjalan beriringan antara upaya pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong agar produk budaya tersebut memiliki nilai tambah dan mampu menjadi bagian penting dari penguatan ekonomi kreatif.

“Melalui kolaborasi pemerintah, pelaku UMKM, pengrajin, seniman dan seluruh masyarakat, kita terus mendorong ekonomi kreatif untuk terus berkembang agar menjadi kekuatan baru Kota Sawahlunto,” ungkapnya.

Pada pelaksanaan SISSca 2026, beragam kreativitas ditampilkan melalui busana penuh warna yang memadukan keindahan kain Songket Silungkang dengan sentuhan desain modern. Peragaan dan pertunjukan tersebut memperlihatkan bahwa warisan budaya lokal dapat terus berkembang mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan karakter dan identitasnya.

Masuknya SISSca ke dalam jajaran Kharisma Event Nusantara 2026 juga diharapkan membuka peluang lebih luas bagi promosi dan pemasaran Songket Silungkang. Tidak hanya sebagai produk kerajinan tradisional, songket diharapkan semakin kuat sebagai produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai estetika dan daya saing.

Pemerintah Kota Sawahlunto optimistis penguatan sektor budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui SISSca, pesona Songket Silungkang kembali digaungkan dari Kota Sawahlunto. Semangat yang dibawa pun semakin luas, yakni membawa karya dan budaya lokal dari Silungkang untuk Indonesia dan dari Sawahlunto menuju dunia.

“Mari terus lestarikan budaya lokal, bangga memakai produk daerah, dan bersama-sama menjadikan Songket Silungkang semakin dikenal hingga mancanegara,” demikian semangat yang digaungkan dalam gelaran SISSca 2026.
Bangga Budaya Kita. Bangga Songket Silungkang. Bangga Sawahlunto.

(Suherman)

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article