JAKARTA, Fokuscyebr.com — Pemerintah Kabupaten Agam menyatakan kesiapan membangun Sekolah Rakyat permanen untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Agam Benni Warlis saat bertemu Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono di Jakarta, Kamis (6/8/2026). Agam menjadi salah satu dari empat daerah yang menyatakan kesiapan membangun Sekolah Rakyat permanen.
“Pemerintah Kabupaten Agam mendukung penuh Program Sekolah Rakyat sebagai upaya memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Kami siap mendukung pelaksanaannya, termasuk melalui penyediaan lahan dan penguatan sinergi dengan pemerintah pusat,” ujar Bupati.
Pemkab Agam telah mengusulkan lokasi pembangunan di Padang Mardani, Jorong Manggopoh Utara, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, dengan luas lahan 10 hektare. Usulan tersebut disampaikan melalui surat Bupati Agam Nomor 430.06.02/234/Dinsos-2026 tanggal 29 Juni 2026.
Berdasarkan data Pemkab Agam, Sekolah Rakyat diarahkan untuk menjangkau anak usia sekolah dari keluarga miskin ekstrem, khususnya Desil 1 dan 2 DTSEN, yang belum atau tidak bersekolah.
Sementara itu, Wamensos Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dan pemberdayaan keluarga.
“Sekolah Rakyat ini adalah miniatur pengentasan kemiskinan terpadu. Anak bersekolah, orang tua diberdayakan, rumah diperbaiki, keluarga didaftarkan PBI, semuanya satu paket,” ujar Agus Jabo.
Rahmat


