26.9 C
Munich
Rabu, Agustus 12, 2026

Rakor PABSI Sumbar Konsolidasikan Data Atlet, Administrasi Jadi Perhatian

Must read

Kota Solok, Fokuscyber.com — Pengurus Provinsi Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Pengprov PABSI) Sumatera Barat sukses menggelar rapat koordinasi bersama pengurus cabang olahraga angkat besi kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Lurah Enam Suku, Kota Solok, tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan kesiapan data atlet angkat besi menghadapi agenda olahraga mendatang.

Rapat koordinasi berlangsung cukup dinamis. Perwakilan kabupaten/kota yang hadir secara bergantian menyampaikan perkembangan pembinaan serta menyerahkan data atlet kepada Pengprov PABSI Sumatera Barat.

Sebanyak 14 kabupaten/kota tercatat hadir dalam kegiatan tersebut. Sementara beberapa daerah belum dapat mengikuti rapat, di antaranya Kota Bukittinggi, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman Timur, serta Kabupaten Pesisir Selatan.

Sekretaris Pengprov PABSI Sumatera Barat, Hilmainur Syampurn, mengatakan konsolidasi data atlet menjadi salah satu poin penting dalam rapat koordinasi tersebut.

Menurutnya, pendataan tidak hanya berkaitan dengan jumlah atlet, tetapi juga menjadi dasar bagi Pengprov PABSI dalam melakukan pemetaan kekuatan masing-masing daerah serta menyusun program pembinaan secara lebih terarah.

“Kami terus melakukan konsolidasi dengan seluruh kabupaten dan kota. Data atlet sudah mulai diserahkan, namun masih ada beberapa daerah yang harus melengkapi administrasinya,” ujar Hilmainur kepada media ini, Rabu (12/08/26)

Ia menegaskan, Pengprov PABSI masih memberikan kesempatan kepada daerah yang belum melengkapi persyaratan administrasi untuk segera menyerahkan data.

Batas waktu penerimaan dan pelengkapan data tersebut ditetapkan selambat-lambatnya hari ini, sehingga seluruh data atlet yang masuk dapat segera diverifikasi dan diproses.

Hilmainur berharap seluruh pengurus PABSI kabupaten/kota dapat mengikuti proses administrasi dengan serius. Kelengkapan data dinilai penting agar tidak menimbulkan persoalan ketika memasuki tahapan berikutnya.

“Harapan kami seluruh daerah bisa segera melengkapi administrasi. Data yang lengkap akan memudahkan kita dalam melakukan verifikasi dan menentukan langkah pembinaan selanjutnya,” katanya.

Rakor tersebut sekaligus menunjukkan upaya Pengprov PABSI Sumbar membangun sistem pembinaan yang lebih tertib dan terukur. Dengan data atlet yang valid, proses pemantauan prestasi dan pembinaan atlet potensial di berbagai daerah diharapkan dapat dilakukan secara lebih maksimal.

Bagi PABSI Sumbar, pembinaan atlet tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan di arena pertandingan. Administrasi, pendataan, serta koordinasi antarpengurus menjadi bagian penting untuk memastikan setiap atlet memiliki rekam data yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ke depan, hasil konsolidasi tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi PABSI Sumbar dalam menyusun strategi pembinaan sekaligus memetakan potensi atlet angkat besi dari berbagai kabupaten dan kota.

Dengan semakin solidnya koordinasi antardaerah, PABSI Sumbar optimistis pembinaan angkat besi di Sumatera Barat dapat berjalan lebih terarah dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. (A3)

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article