25.2 C
Munich
Senin, Juli 27, 2026

Pemkab Solok dan OJK Edukasi Ratusan Pelajar Lewat Program SimPel, Budaya Menabung Ditanamkan Sejak Dini

Must read

Solok, Fokuscyber.com – Pemerintah Kabupaten Solok terus memperkuat upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui Sosialisasi dan Literasi Simpanan Pelajar (SimPel) yang diselenggarakan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Solok bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta sejumlah lembaga jasa keuangan.

Kegiatan yang berlangsung di GOR Batu Batupang, Koto Baru, Minggu (19/7/2026), tersebut dibuka oleh Bupati Solok yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, H. Jefrizal, S.Pt., M.T.

Turut hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, para Asisten Setda, kepala OPD, perwakilan OJK, pimpinan lembaga jasa keuangan, para guru, serta ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Solok.

Dalam sambutannya, Pj Sekretaris Daerah H. Jefrizal menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan merupakan salah satu investasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, pembentukan kebiasaan menabung sejak usia sekolah akan melahirkan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

“Melalui Program Simpanan Pelajar (SimPel), kita ingin membangun budaya gemar menabung sejak usia dini. Kebiasaan ini akan menjadi bekal penting bagi para pelajar agar mampu mengelola keuangan secara bijak, memiliki perencanaan keuangan yang baik, serta mempersiapkan masa depan yang lebih sejahtera,” ujar Jefrizal.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara TPAKD Kabupaten Solok, OJK, dan lembaga jasa keuangan yang terus berkomitmen memperluas akses edukasi keuangan bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, menilai pendidikan keuangan harus ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

Menurutnya, kebiasaan menabung tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menyimpan uang, tetapi juga melatih disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan menyusun perencanaan masa depan.

“Menabung bukan hanya tentang menyimpan uang, tetapi juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan merencanakan masa depan. Semoga melalui kegiatan ini para pelajar semakin memahami pentingnya mengelola keuangan secara cerdas,” katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai pentingnya literasi keuangan, manfaat Program Simpanan Pelajar (SimPel), pengenalan produk dan layanan jasa keuangan yang aman dan legal, hingga edukasi mengenai perencanaan keuangan serta investasi jangka panjang sesuai kebutuhan.

Melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Solok bersama TPAKD, OJK, dan lembaga jasa keuangan, diharapkan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat terus meningkat. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mencetak generasi muda Kabupaten Solok yang cerdas secara finansial, memiliki budaya gemar menabung, serta mampu mengambil keputusan keuangan secara bijaksana demi masa depan yang lebih sejahtera. (A3)

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article