OKU TIMUR, 24 Oktober 2026 — Di balik kesibukan mengangkut batu kali dan adukan semen, terdapat tujuan yang jauh lebih besar daripada sekadar menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU bersama warga Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, memastikan setiap bagian talud penahan tanah tidak hanya terpasang cepat, tetapi juga berdiri kokoh, rapi, dan awet untuk melindungi jalan serta warga selama puluhan tahun ke depan.
Terlihat di lokasi, susunan batu kali tidak asal dipasang dipilih yang kuat, disusun rapat, dan diikat dengan adukan semen yang pas agar menyatu menjadi dinding pelindung yang kokoh. Setiap lapisan diperiksa, setiap garis lurus dijaga, karena semua menyadari bahwa bangunan ini akan menahan tekanan tanah, air hujan, dan beban waktu. Kecepatan pengangkutan material tidak mengorbankan ketelitian pengerjaan, karena kualitas adalah jaminan keamanan warga yang akan melintas di jalan ini setiap hari.
Bapak Mulyadi, warga yang ikut menyusun batu, menyampaikan pandangannya:
“Kami tidak ingin talud ini hanya terlihat bagus hari ini, lalu rusak saat hujan besar tiba. Itu sebabnya kami bekerja sungguh-sungguh pilih batu yang kuat, pasang rapat, aduk semen sesuai takaran. Kami ingin anak cucu kami kelak bisa lewat jalan ini dengan tenang, tahu bahwa dinding di sampingnya berdiri tegak dan menjaga mereka. Ini bukan sekadar bangunan, ini warisan gotong royong kami,” ungkap Bapak Mulyadi.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menegaskan makna ketelitian ini:
“Batu yang dipasang terburu-buru mungkin berdiri hari ini, namun bisa rubuh besok. Sebaliknya, batu yang disusun dengan sabar dan teliti akan berdiri melindungi desa ini bertahun-tahun. Kecepatan pengangkutan material yang kalian lakukan hari ini harus beriringan dengan ketelitian di setiap pemasangannya. Kekokohan inilah yang akan diingat warga jauh setelah program selesai bukan seberapa cepat kami pergi, melainkan seberapa kuat apa yang kami tinggalkan bersama-sama,” tegas Letkol Arh Yusuf Winarno.
Dengan semangat yang menjaga keseimbangan antara kecepatan dan kualitas, talud penahan tanah perlahan tumbuh menjadi benteng pelindung yang nyata bukti bahwa kerja sama yang tulus, teliti, dan penuh tanggung jawab akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan abadi bagi seluruh masyarakat Desa Mengulak.(Butet)


