Batang – Pembangunan jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 TA 2026 Kodim 0736/Batang tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai ibadah. Hal tersebut disampaikan Ustaz Abdul Rifai, imam masjid sekaligus tokoh agama Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
Menurutnya, keterlibatan anggota Satgas TMMD dalam membangun jalan untuk kepentingan masyarakat merupakan bentuk amal kebaikan. Jalan yang dibangun dengan penuh keikhlasan akan terus memberikan manfaat bagi warga, mulai dari mempermudah aktivitas sehari-hari hingga menunjang perekonomian dan akses antarlokasi.
Dalam pandangan agama, kebaikan yang manfaatnya terus dirasakan orang lain dapat menjadi bagian dari amal jariyah. Selama jalan tersebut digunakan untuk kepentingan yang baik, pengabdian para prajurit dan masyarakat yang terlibat diharapkan menjadi ladang pahala di sisi Allah SWT.
“Insyaallah, apa yang dikerjakan oleh bapak-bapak TNI bersama masyarakat ini bukan sekadar membangun jalan, tetapi juga menanam amal kebaikan. Selama jalan ini digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, mudah-mudahan pahala kebaikannya terus mengalir hingga akhir zaman. Semoga setiap tenaga, waktu, dan keikhlasan yang diberikan menjadi amal jariyah di sisi Allah SWT,” ungkap Ustaz Abdul Rifai.
Ia juga mengapresiasi semangat kebersamaan antara Satgas TMMD dan warga Desa Sembung. Menurutnya, gotong royong dalam pembangunan menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang manfaatnya dirasakan bersama.
Program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736/Batang pun menjadi momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pembangunan yang dilakukan diharapkan tidak hanya menghasilkan jalan yang bermanfaat, tetapi juga meninggalkan nilai pengabdian, kepedulian, dan kebaikan bagi generasi mendatang.


