Polres Cilegon Gagalkan Penyelundupan 50 Ribu Benih Lobster Senilai Rp7,5 Miliar di Pelabuhan Merak

Cilegon, Fokuscyber.com – Polres Cilegon bersama Subdenpom III/4-2 Merak berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 50.000 ekor benih bening lobster (BBL) dengan nilai mencapai Rp7,5 miliar di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Banten.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari kecurigaan petugas terhadap sebuah kendaraan yang melintas membawa muatan mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 10 boks styrofoam yang berisi puluhan ribu benih lobster yang diduga akan diselundupkan ke Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang pelaku beserta sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil, uang tunai, dan telepon genggam yang diduga digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut.

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa benih lobster berasal dari wilayah pesisir Binuangeun, Kabupaten Lebak, Banten. Selanjutnya, benih tersebut dibawa ke Tangerang sebelum direncanakan dikirim menuju Palembang melalui jalur penyeberangan Merak.

Kapolda Banten melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, sebanyak 46.000 ekor benih lobster telah diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya. Sementara itu, sekitar 4.000 ekor benih lobster disisihkan sebagai barang bukti untuk kepentingan proses hukum.

“Saat ini keduanya telah dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Polres Cilegon, sementara penyidik tengah melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Cilegon,” ujar Maruli, Kamis (23/7).

Polres Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus memberantas berbagai bentuk tindak kejahatan, termasuk penyelundupan sumber daya kelautan yang berpotensi merugikan negara dan mengancam kelestarian ekosistem laut Indonesia.

Kasus ini masih dalam pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang terlibat dalam praktik penyelundupan benih lobster lintas daerah tersebut. Nando

- Advertisement -
Exit mobile version