5.8 C
Munich
Jumat, Oktober 23, 2026

Arsip Statis SISSCa 2020–2024 Diserahkan, Perkuat Pelestarian Sejarah Event Budaya Sawahlunto

Must read

Sawahlunto, Fokuscyber— Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Sawahlunto menyerahkan salinan digital Arsip Statis Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) periode 2020–2024 kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto, Rabu (30/9/2026).

Penyerahan arsip tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menjaga dan melestarikan dokumentasi perjalanan salah satu event budaya dan pariwisata yang menjadi bagian dari aktivitas kepariwisataan Kota Sawahlunto.

Kepala Disparpora Kota Sawahlunto, Meldi Hidayah Marta, S.STP, M.Si, hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Sekretaris Dinas Irwan Junaidi, SE, Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Prima Yogi Murphi, S.Pd, MM, beserta jajaran.

Kegiatan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Arsip Statis oleh Kepala Disparpora Kota Sawahlunto Meldi Hidayah Marta dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto Afrizon, S.Sos.
Salinan digital arsip SISSCa tahun 2020–2024 selanjutnya menjadi bagian dari pengelolaan arsip statis di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto.

Dokumentasi tersebut memiliki nilai penting sebagai rekam jejak penyelenggaraan event yang berkaitan dengan budaya, ekonomi kreatif, songket Silungkang, serta promosi pariwisata daerah.

Penyerahan arsip ini juga diharapkan dapat memastikan dokumentasi penyelenggaraan SISSCa tersimpan secara lebih aman dan terkelola, sekaligus memudahkan pemanfaatannya sebagai sumber informasi dan referensi bagi masyarakat maupun pihak-pihak yang membutuhkan.

Dengan tersimpannya arsip secara baik, perjalanan penyelenggaraan SISSCa dari tahun ke tahun dapat terus terdokumentasi dan menjadi bagian dari memori kolektif serta sejarah perkembangan event budaya dan pariwisata di Kota Sawahlunto.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pengelolaan arsip sebagai bagian dari upaya menjaga warisan dokumenter daerah agar tetap dapat diakses dan dimanfaatkan untuk kepentingan informasi, edukasi, penelitian, serta pengembangan kebudayaan dan pariwisata pada masa mendatang.

(Suherman)

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article