Kota Solok, Fokuscyber.com — Sejumlah atlet Taekwondo Kota Solok resmi dilepas untuk mengikuti Kejurnas Riau Challenge di Provinsi Riau. Pelepasan atlet berlangsung di GOR Alimin Sinapa, Kota Solok, Senin (24/8/2026).
Keikutsertaan dalam ajang tersebut tidak hanya menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukir prestasi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai tryout dan evaluasi persiapan Taekwondo Kota Solok menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat.
Ketua Cabor Taekwondo Kota Solok, Efriyon Coneng, mengatakan keikutsertaan atlet dalam Riau Challenge menjadi bagian dari program pembinaan dan persiapan menghadapi persaingan yang lebih tinggi di tingkat provinsi.
Menurutnya, pertandingan di Riau akan menjadi pengalaman penting bagi atlet untuk mengukur kemampuan, mental bertanding, sekaligus mengevaluasi kekurangan yang masih perlu diperbaiki sebelum menghadapi Porprov.
“Kejuaraan ini kita jadikan sebagai tryout untuk melihat sejauh mana kesiapan atlet. Mereka tidak hanya mengejar hasil pertandingan, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan jam terbang menghadapi lawan-lawan dari daerah lain,” ujar Efriyon.
Ia berharap para atlet mampu tampil maksimal, menjaga disiplin selama mengikuti pertandingan serta membawa nama baik Kota Solok.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Solok yang diwakil Wakil Ketua Umum, Alex Shindo, saat melepas keberangkatan atlet menyampaikan dukungan KONI terhadap program pembinaan cabang olahraga, termasuk Taekwondo.
Menurut Alex, keikutsertaan atlet dalam kejuaraan di luar daerah merupakan bagian penting dalam membangun mental dan pengalaman bertanding atlet.
“Ini bukan sekadar berangkat mengikuti kejuaraan, tetapi bagian dari proses pembinaan. Atlet harus mendapatkan pengalaman bertanding sebanyak mungkin agar semakin siap menghadapi Porprov,” katanya.
Ia juga berpesan kepada para atlet untuk bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Hasil pertandingan, menurutnya, penting, namun proses dan pengalaman yang diperoleh juga menjadi modal berharga dalam menghadapi kompetisi yang lebih besar.
Alex berharap Riau Challenge dapat menjadi tolok ukur bagi pelatih dan pengurus Taekwondo Kota Solok dalam melihat perkembangan atlet yang dipersiapkan menuju Porprov.
“Jadikan kejuaraan ini sebagai evaluasi. Apa yang masih kurang harus diperbaiki setelah kembali nanti, sehingga persiapan menuju Porprov semakin matang,” ujarnya.
Dengan mengikuti Riau Challenge, Taekwondo Kota Solok diharapkan mampu mematangkan komposisi atlet, meningkatkan mental bertanding dan memperkuat target prestasi Kota Solok pada Porprov mendatang.
Keberangkatan para atlet tersebut sekaligus menunjukkan keseriusan pembinaan olahraga prestasi di Kota Solok, dengan menjadikan berbagai kejuaraan sebagai tahapan menuju pencapaian prestasi yang lebih tinggi. (A3)


