Solok, Fokuscyber.com – Forum Komunikasi Penjaga Sekolah (FKPS) Kabupaten Solok menggelar kegiatan kerja bakti atau gotong royong (goro) di lingkungan Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Solok, Jumat (30/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian para penjaga sekolah dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman.
Puluhan anggota FKPS tampak antusias membersihkan halaman kantor, memangkas rumput, menyapu lingkungan, hingga merapikan area sekitar kantor. Suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat selama kegiatan berlangsung.
Ketua FKPS Kabupaten Solok, Risman, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap Dinas Pendidikan sebagai mitra kerja yang selama ini membina dan menaungi para penjaga sekolah di Kabupaten Solok.
“Kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian FKPS kepada Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Solok. Kami ingin menunjukkan bahwa penjaga sekolah tidak hanya bertugas menjaga keamanan sekolah, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mempererat kebersamaan,” ujar Risman.
Ia menambahkan, budaya gotong royong merupakan nilai luhur yang harus terus dipertahankan, terutama di lingkungan pendidikan. Menurutnya, lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana kerja yang nyaman sekaligus menjadi contoh positif bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi motivasi bagi seluruh anggota FKPS untuk terus berkontribusi dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Solok,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan FKPS dinilai menjadi bukti bahwa sinergi antara organisasi penjaga sekolah dengan pemerintah daerah terus terjalin dengan baik.
Melalui kegiatan gotong royong ini, FKPS Kabupaten Solok berharap dapat memperkuat hubungan kemitraan dengan Dinas Dikpora sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan dunia pendidikan yang bersih, sehat, dan berkualitas. (A3)


