Jambi, Fokuscyber – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sawahlunto bersama 19 wartawan melakukan kunjungan studi komparatif ke Diskominfo Kota Jambi, Selasa (3/11/2026). Kunjungan ini bertujuan menggali informasi sekaligus bertukar pengalaman terkait tata kelola komunikasi publik, khususnya pola kerja sama pemberitaan antara pemerintah daerah dan media massa.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan Diskominfo Sawahlunto mendalami berbagai aspek kemitraan pemberitaan yang diterapkan Pemerintah Kota Jambi. Mulai dari mekanisme kerja sama, persyaratan administrasi media, hingga sistem pembayaran terhadap produk jurnalistik yang dipublikasikan.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Jambi, Suhaiemi Saman, menjelaskan bahwa Pemkot Jambi saat ini menjalin kemitraan pemberitaan dengan sekitar 180 media.
Dalam skema kerja sama tersebut, honorarium untuk media daring ditetapkan sebesar Rp120 ribu per berita. Selain itu, wartawan yang terlibat dalam kemitraan diwajibkan memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Pemaparan tersebut menjadi salah satu bahan pembelajaran bagi rombongan Diskominfo Sawahlunto dalam memahami sistem pengelolaan kemitraan media yang diterapkan di Kota Jambi.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Diskominfo Sawahlunto, Citra Enggusti, mengatakan bahwa kunjungan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda studi komparatif, tetapi juga menjadi awal terjalinnya hubungan kelembagaan yang lebih erat antara kedua daerah.
Menurutnya, pertukaran pengalaman dan informasi antardaerah sangat penting untuk memperluas wawasan, khususnya dalam mengembangkan tata kelola komunikasi publik serta membangun pola kemitraan pemberitaan yang lebih baik antara pemerintah daerah dan insan pers.
Citra juga berharap hubungan baik yang telah terjalin melalui kunjungan tersebut dapat terus berlanjut. Ia bahkan mengundang jajaran Diskominfo Kota Jambi untuk melakukan kunjungan balasan ke Kota Sawahlunto.
Dengan adanya komunikasi dan pertukaran pengalaman secara berkelanjutan, kedua instansi diharapkan dapat saling berbagi praktik pengelolaan informasi publik serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media massa.
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antardaerah dalam upaya meningkatkan kualitas penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat.
(Suherman)


