Sawahlunto, Fokuscyber – 7 Agustus 2026 Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sawahlunto menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Sawahlunto tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus kontribusi nyata insan pemasyarakatan dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat.
Donor darah diikuti oleh pegawai Rutan Kelas IIB Sawahlunto. Sebelum melakukan donor, setiap peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisik memenuhi persyaratan sebagai pendonor.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para pegawai. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan Rutan Sawahlunto.
Dari kegiatan tersebut, sebanyak 15 kantong darah berhasil dikumpulkan. Seluruh darah kemudian diserahkan kepada UTD RSUD Sawahlunto untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Kepala Rutan Sawahlunto, Mustofa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, donor darah bukan hanya bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat serta implementasi nilai-nilai kemanusiaan.
“Donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan solidaritas di lingkungan Rutan Sawahlunto,” ujar Mustofa.
Ia berharap semangat kepedulian dan kebersamaan yang ditunjukkan para pegawai dapat terus dipertahankan dan diwujudkan dalam berbagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Sawahlunto menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang humanis, peduli, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat, sejalan dengan semangat kemerdekaan dan nilai-nilai kemanusiaan.
(Suherman)


