20 C
Indonesia
Minggu, April 19, 2026

Pascabanjir Kabupaten Solok, 6 Proyek SPAM APBN Disiapkan untuk Atasi Krisis Air

More articles

 Solok,  Fokuscyber.com – Pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok beberapa waktu lalu, persoalan ketersediaan air bersih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap pelayanan air minum kepada masyarakat yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami gangguan distribusi.

Direktur Utama PDAM Kabupaten Solok Febri Fauza, S.Pt., MM menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah merencanakan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di beberapa wilayah di Kabupaten Solok guna meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dirut PDAM Kabupaten Solok Febri Fauza terkait kondisi pelayanan air PDAM serta rencana pengembangan infrastruktur air bersih di daerah tersebut.

Menurut Febri Fauza, proyek pembangunan SPAM tersebut menggunakan anggaran APBN dengan rencana pembangunan di enam titik wilayah Kabupaten Solok.

“Rencananya ada enam titik pembangunan SPAM yang akan dilaksanakan melalui anggaran APBN, yaitu di wilayah Kubung, Guguak, Surian, Tulang Babung, Saningbaka, dan Koto Sani,” ujar Febri Fauza saat dikonfirmasi oleh media ini pada Jumat (13/03/26).

Ia menjelaskan, proyek pembangunan SPAM ini diharapkan dapat memperkuat sistem penyediaan air bersih serta meningkatkan kualitas pelayanan PDAM Kabupaten Solok kepada masyarakat.

Selain itu, PDAM Kabupaten Solok juga akan melakukan kegiatan konsultasi publik terkait pelayanan air PDAM. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menampung berbagai masukan dari masyarakat terkait distribusi air bersih.

Dalam konsultasi publik tersebut nantinya, masyarakat dapat menyampaikan berbagai keluhan maupun saran, termasuk terkait kondisi distribusi air yang terkadang hidup dan mati secara tidak menentu di beberapa wilayah.

Menurut Febri Fauza, masukan dari masyarakat sangat penting sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih ke depan.

“Konsultasi publik ini penting agar kita dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat terkait pelayanan air PDAM. Semua masukan akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk melakukan pembenahan pelayanan,” jelasnya.

Dengan adanya rencana proyek pembangunan SPAM melalui anggaran APBN tersebut, diharapkan ke depan pelayanan air bersih di Kabupaten Solok dapat lebih stabil dan menjangkau lebih banyak masyarakat. (A3)

- Advertisement -spot_img

Latest