26.6 C
Munich
Jumat, Juni 26, 2026

Fadlul Efendi Klarifikasi Isu MMP FC di Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026

Must read

Kota Solok, Fokuscyber.com – Owner Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026, Fadlul Efendi, memberikan klarifikasi terkait beredarnya pemberitaan dan opini yang berkembang usai pertandingan OCM Medina FC melawan MMP FC A, yang menyebut adanya dugaan intervensi terhadap wasit oleh pihak MMP FC.

Fadlul Efendi menegaskan bahwa dirinya selaku owner turnamen sekaligus owner MMP FC tidak pernah melakukan intervensi terhadap perangkat pertandingan. Menurutnya, sejak awal Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026 diselenggarakan dengan tujuan menghadirkan kompetisi sepak bola yang bersih, berkualitas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

“Saya tidak pernah mengintervensi wasit. Saya ingin seluruh pertandingan berjalan dengan fair, profesional, dan sesuai dengan aturan sepak bola. Semua keputusan di lapangan merupakan kewenangan penuh perangkat pertandingan,” tegas Fadlul Efendi kepada awak media, Jumat (26/06/26).

Ia menjelaskan, baik MMP FC A maupun MMP FC B diperkuat oleh pemain-pemain yang memiliki kualitas dan kemampuan terbaik. Seluruh pemain direkrut berdasarkan kemampuan bermain, sehingga tim mampu bersaing secara sehat tanpa harus mengandalkan cara-cara yang bertentangan dengan semangat fair play.

Fadlul juga membantah anggapan yang menyebut MMP FC hanya mengejar hadiah juara atau sengaja memainkan pertandingan yang tidak sportif, termasuk tudingan adanya praktik “sepak bola gajah”.

Menurutnya, tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar. Justru sebagai penyelenggara, dirinya telah mengeluarkan biaya yang sangat besar demi menyukseskan Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026, mulai dari persiapan, operasional pertandingan, hingga penyediaan hadiah bagi para peserta.

“Kalau orientasi kami hanya hadiah, tentu tidak sebanding dengan biaya yang telah kami keluarkan untuk menyelenggarakan turnamen ini. Tujuan utama kami adalah menghadirkan kompetisi sepak bola yang berkualitas, menjadi wadah pembinaan atlet, sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Fadlul menambahkan, Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026 merupakan ajang yang diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari berbagai daerah di Pulau Sumatera. Oleh karena itu, menjaga integritas kompetisi menjadi komitmen utama panitia penyelenggara.

Ia juga mengajak seluruh tim peserta, ofisial, suporter, dan pecinta sepak bola untuk tetap menjaga sportivitas serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya.

“Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sepak bola. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga sportivitas, menghormati keputusan wasit, dan bersama-sama menyukseskan Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026 agar benar-benar menjadi kompetisi yang berkualitas,” tutupnya. (A3)

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article