28 C
Indonesia
Senin, April 20, 2026

Ratusan Jamaah Ikuti Sholat Id, Khatib Tekankan Ibadah Berlandaskan Keikhlasan.

More articles

Saningbaka. Fokuscyber.com — Ratusan jamaah memadati pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di Pondok Pesantren Muhammadiyah Saniang Baka, Jumat (20/3/2026). Ibadah berlangsung khidmat, tertib, dan penuh nuansa kebersamaan.

Sebelum sholat dimulai, Ridwan Husin selaku pengurus Mesjid Taqwa Muhammadiyah menyampaikan sambutan sekaligus laporan kegiatan Ramadan. Ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam memakmurkan masjid.

“Seluruh rangkaian kegiatan Ramadan berjalan lancar berkat dukungan jamaah. Ini bukti kuatnya kebersamaan kita,” ujarnya.

Pelaksanaan sholat kemudian berlangsung dengan tertib, diikuti jamaah dari berbagai kalangan masyarakat.

Bertindak sebagai khatib, Buya Darman, BA, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Solok, menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya kualitas ibadah, bukan sekadar rutinitas.

Ia menegaskan bahwa ibadah harus dilandasi ilmu. Tanpa ilmu, menurutnya, pelaksanaan Idul Fitri hanya menjadi kegiatan seremonial tanpa makna.

“Melaksanakan ibadah harus berdasarkan ilmu. Tanpa ilmu, pelaksanaan Idul Fitri hanya menjadi rutinitas tanpa nilai ibadah yang hakiki,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya iman sebagai tiang dalam setiap ibadah.

“Iman merupakan tiang dari pelaksanaan ibadah. Tanpa iman yang kuat, amal akan mudah goyah dan kehilangan nilai,” ujarnya.

Buya Darman juga memberikan penekanan kuat pada aspek keikhlasan. Ia mengingatkan bahwa ibadah tidak boleh didasari oleh faktor luar seperti organisasi, jabatan, atau dorongan manusia.

“Ibadah Idul Fitri harus murni karena Allah SWT, bukan karena organisasi, pemerintah, atau siapa pun. Keikhlasan adalah kunci utama,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia menambahkan bahwa istiqomah menjadi prinsip penting yang harus dijaga oleh setiap muslim dalam mempertahankan amal kebaikan.

“Istiqomah harus dipegang teguh. Tanpa itu, kebaikan yang dilakukan tidak akan bertahan lama,” ungkapnya.

Dalam khutbahnya, ia merangkum seluruh pesan tersebut dalam konsep “4 I”, yakni Ilmu, Iman, Ikhlas, dan Istiqomah sebagai landasan utama dalam beramal.

Pelaksanaan sholat Idul Fitri berjalan lancar tanpa kendala. Usai ibadah, jamaah tampak saling bersalaman dan bermaaf-maafan, mempererat tali silaturahmi di hari kemenangan.

Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi titik awal bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.( A5)

- Advertisement -spot_img

Latest