Sawahlunto, Fokuscyber – Rabu, 7 Oktober 2026 Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah bersilaturahmi dengan para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Sawahlunto.
Pertemuan yang berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyerap pengalaman, masukan, serta pandangan dari para purna bakti yang telah puluhan tahun mengabdikan diri dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Wali Kota Riyanda Putra membuka ruang seluas-luasnya bagi para pensiunan ASN untuk memberikan referensi, saran, maupun nasihat yang konstruktif terkait penyelenggaraan pemerintahan di Kota Sawahlunto.
Menurutnya, pengalaman panjang para purna bakti merupakan pengetahuan berharga yang dapat menjadi pembelajaran sekaligus bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam menghadapi berbagai dinamika birokrasi dan pembangunan saat ini.
“Pengalaman para senior merupakan referensi yang sangat berharga bagi kami dalam menjalankan pemerintahan. Karena itu, kami berharap PWRI terus memberikan masukan dan nasihat yang konstruktif untuk kemajuan Sawahlunto,” ujar Riyanda.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi para purna bakti yang tetap aktif dan memberikan peran positif di tengah masyarakat meskipun telah menyelesaikan masa pengabdian sebagai ASN.Riyanda menilai, semangat pengabdian para pensiunan ASN tidak berhenti ketika memasuki masa purna tugas. Sebaliknya, pengalaman dan kapasitas yang dimiliki masih dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.
Selain menyerap masukan, Wali Kota juga meminta dukungan PWRI untuk turut menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait berbagai program dan dinamika pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Sawahlunto.
Menurutnya, keterlibatan para tokoh masyarakat dan purna bakti dalam menyampaikan informasi pembangunan dapat membantu memperkuat komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Riyanda juga mengusulkan agar program kerja PWRI ke depan dapat disinergikan dengan kegiatan Sekolah Lansia yang telah berjalan di sejumlah desa dan kelurahan di Kota Sawahlunto.
Ia menilai, sinergi tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat berbagai kegiatan bagi kelompok lanjut usia, khususnya dalam bidang kesehatan, edukasi, sosialisasi, serta aktivitas sosial.
“Program Sekolah Lansia ini bisa kita sinergikan dengan kegiatan PWRI. Harapannya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga dapat menjaga kesehatan, memberikan edukasi dan memperkuat aktivitas sosial para lansia,” katanya.
Riyanda berharap sinergi antara Pemko Sawahlunto dan PWRI dapat terus dikembangkan sehingga para purna bakti tetap memiliki ruang untuk beraktivitas, berbagi pengalaman, serta berkontribusi bagi masyarakat.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap keberadaan kelompok lansia agar tetap sehat, produktif, memiliki aktivitas sosial, serta mampu mempertahankan kestabilan fisik dan psikis di masa lanjut usia.
(Suherman)


