Kota Solok, Fokuscyber.com – Persiapan menghadapi Porprov XVI Sumatera Barat 2026 terus dimatangkan oleh atlet Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Solok. Di tengah persaingan yang semakin ketat antar daerah, para atlet tenis meja Kota Solok memilih fokus pada satu hal penting, yakni disiplin latihan dan evaluasi menyeluruh demi menjaga peluang meraih prestasi terbaik.
Tiga kali dalam sepekan, tepatnya setiap Senin, Rabu, dan Sabtu, para atlet rutin menjalani latihan intensif di Aula Satpol PP Kota Solok. Bukan sekadar menjaga kondisi fisik, latihan tersebut juga menjadi ruang evaluasi teknik, strategi pertandingan, hingga penguatan mental atlet.
Target yang dipasang pun tidak main-main. PTMSI Kota Solok membidik dua medali emas pada ajang Porprov XVI Sumbar 2026.
Sekretaris sekaligus Pelatih PTMSI Kota Solok, Roni Surya, mengatakan bahwa proses pembinaan saat ini dilakukan lebih serius dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, persiapan menuju Porprov tidak bisa dilakukan secara instan karena persaingan antar daerah kini semakin merata.
“Latihan terus kita evaluasi. Atlet harus memiliki kesiapan teknik, fisik dan mental bertanding. Target kita jelas, dua emas di Porprov 2026,” ujarnya dikantor KONI kota Solok, Selasa (12/05/26)
Sebagai bagian dari pematangan tim, PTMSI Kota Solok juga akan mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sumatera Barat di Bukittinggi yang digelar pada 14 hingga 16 Mei 2026. Ajang tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk mengukur kekuatan atlet sekaligus pembuktian kesiapan menghadapi Porprov.
Menurut Roni, PTMSI Kota Solok tidak datang sekadar meramaikan kompetisi. Mereka menargetkan keluar sebagai juara umum.
“Kejurda ini menjadi ujian penting sebelum Porprov. Kita ingin melihat sejauh mana perkembangan atlet dan tentu target kita juara umum,” tegasnya.
Ia juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kota Solok dan KONI Kota Solok agar pembinaan olahraga tenis meja dapat berjalan maksimal. Sebab, mempertahankan semangat atlet membutuhkan perhatian yang berkelanjutan, baik dari sisi fasilitas, program pembinaan maupun dukungan moral.
“Membawa nama Kota Solok di arena olahraga adalah kebanggaan bagi atlet. Karena itu kami berharap dukungan bersama untuk kemajuan tenis meja Kota Solok,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Solok, H. Rudi Horizon, menegaskan bahwa KONI terus mendorong seluruh cabang olahraga meningkatkan kualitas pembinaan menjelang Porprov XVI Sumbar 2026.
Menurutnya, target prestasi hanya bisa dicapai melalui kerja keras, evaluasi berkelanjutan, dan kekompakan seluruh pihak.
“Semangat atlet harus dijaga. KONI tentu mendukung setiap cabang olahraga yang serius melakukan pembinaan. Kita berharap tenis meja Kota Solok mampu memberikan prestasi terbaik untuk daerah,” katanya.
Di tengah tantangan efisiensi dan keterbatasan anggaran olahraga di berbagai daerah, langkah PTMSI Kota Solok menunjukkan bahwa prestasi tetap bisa diperjuangkan melalui konsistensi latihan dan komitmen pembinaan. Target dua emas bukan sekadar ambisi, tetapi menjadi simbol bahwa olahraga Kota Solok masih memiliki semangat untuk bersaing di level Sumatera Barat. (A3)


