Pulang Pisau, Fokuscyber – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dari Fraksi Partai Demokrat, Merkurius Galan S.P., terus mendorong masyarakat untuk jeli melihat peluang sektor pertanian.
Salah satunya dengan memberikan edukasi langsung mengenai budidaya tanaman hortikultura, khususnya buah semangka.
Langkah ini dinilai strategis mengingat potensi lahan di wilayah Pulang Pisau yang sangat mendukung, serta tingginya permintaan pasar terhadap komoditas buah-buahan segar.
Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Hortikultura
Menurut Merkurius Galan, sektor hortikultura seperti menanam semangka bukan sekadar hobi, melainkan peluang usaha yang menjanjikan jika ditekuni dengan teknik yang benar.
“Lahan kita di Pulang Pisau ini sangat potensial. Sayang jika dibiarkan tidur. Dengan edukasi budidaya semangka yang tepat, kami ingin masyarakat tidak hanya menanam untuk konsumsi pribadi, tapi juga menjadi penggerak ekonomi keluarga,” ujar legislator berlatar belakang sarjana pertanian (S.P.) tersebut.
Ia menambahkan, pemilihan komoditas semangka didasarkan pada masa panennya yang relatif cepat dan perputaran modal yang cenderung dinamis dibandingkan tanaman perkebunan tahunan.

3 Kunci Utama Sukses Budidaya Semangka
Dalam edukasinya kepada warga, Merkurius Galan menekankan tiga aspek krusial yang menentukan keberhasilan panen semangka agar terhindar dari gagal panen:
Manajemen Pengairan yang Tepat: Semangka membutuhkan air yang cukup pada fase awal pertumbuhan, namun tanah tidak boleh terlalu becek atau tergenang saat buah mulai membesar agar tidak memicu pembusukan akar.
Pemilihan Benih Unggul: Menggunakan varietas benih yang tahan terhadap serangan hama lokal serta memiliki daya tumbuh tinggi (viabilitas) di atas 85 persen.
Pemangkasan Cabang Utama (Pruning): Mengatur jumlah cabang dan buah per pohon (ideal 1–2 buah saja per tanaman) agar nutrisi terfokus dan menghasilkan ukuran buah yang maksimal serta berbobot.
Komitmen Kawal Aspirasi Petani
Sebagai wakil rakyat, Merkurius Galan menegaskan bahwa edukasi ini akan diimbangi dengan pengawalan kebijakan di tingkat daerah.
Dirinya berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi para petani hortikultura, mulai dari kemudahan akses pupuk bersubsidi hingga bantuan alat mesin pertanian (alsintan).
“Kami di DPRD akan terus bersinergi dengan dinas terkait agar program pembinaan petaninya berjalan berkelanjutan.
Jika sektor hortikultura kita maju, Pulang Pisau bisa menjadi salah satu lumbung buah yang menyuplai kebutuhan daerah lain,” pungkasnya


