25.7 C
Indonesia
Senin, April 20, 2026

Kemenag Sumbar Tancap Gas Usai Lebaran, AKIP dan Disiplin ASN Jadi Prioritas Utama.

More articles

Padang,Focuscyber.com — Mengawali aktivitas pasca libur Idul Fitri 1447 H, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat langsung bergerak cepat memperkuat disiplin dan akuntabilitas kinerja aparatur. Hal ini ditegaskan Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, saat memimpin briefing bersama jajaran pejabat di ruang kerjanya, Senin (30/3/2026).

Didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Edison, kegiatan tersebut dihadiri seluruh Kepala Bidang dan Pembimas. Momentum ini dimanfaatkan untuk menyatukan kembali semangat kerja sekaligus memastikan roda organisasi berjalan optimal sejak hari pertama masuk kerja.

Dalam arahannya, Mustafa mengapresiasi tingkat kehadiran ASN yang mencapai 99 persen pada apel pagi. Namun, ia mengingatkan bahwa kehadiran fisik harus diiringi dengan kualitas kinerja yang nyata dan terukur.

“Kehadiran itu penting, tetapi yang lebih utama adalah kesesuaian tugas dengan pekerjaan yang dilakukan. Saya minta pimpinan melakukan crosscheck Laporan Hasil Kerja (LHK) dengan SK masing-masing pegawai,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya analisis kebutuhan pegawai di setiap bidang agar penempatan sumber daya manusia lebih tepat sasaran dan mampu mendorong pencapaian target organisasi secara maksimal.

Mustafa juga menyoroti penanganan ASN yang bermasalah agar dilakukan secara berjenjang dan humanis. Menurutnya, pendekatan pembinaan harus dikedepankan dengan mengedepankan solusi, bukan sekadar sanksi.

“ASN yang bermasalah perlu dibina. Kita cari akar persoalannya, lakukan pendekatan dari hati ke hati, dan hadirkan solusi yang tepat,” ujarnya.

Tak hanya itu, evaluasi terhadap penggunaan aplikasi Presensi Pusaka juga menjadi perhatian. Ia meminta data keterlambatan, pulang cepat, hingga kelalaian absensi ditindaklanjuti secara serius sebagai bagian dari upaya peningkatan disiplin.
Sorotan utama dalam briefing tersebut tertuju pada penyelesaian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP).

Mustafa mengungkapkan masih banyak satuan kerja, khususnya madrasah, yang status laporannya masih “merah”.
“Kita butuh data detail. Jika perlu, tim turun langsung ke daerah, kumpulkan seluruh satker, dan selesaikan persoalan AKIP ini secara menyeluruh,” tegasnya.

Selain fokus pada AKIP dan disiplin, Mustafa juga mengingatkan kewajiban pelaporan hasil kegiatan bagi pejabat yang mewakili pimpinan, pentingnya izin saat meninggalkan kantor, serta pelaksanaan penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga menekankan tertib administrasi dalam tata naskah dinas, termasuk koordinasi dalam penerbitan surat yang mengatasnamakan Kakanwil agar berjalan sesuai mekanisme.

Lebih jauh, Mustafa mendorong seluruh jajaran untuk terus mengimplementasikan program unggulan Kementerian Agama yang tertuang dalam Asta Protas, seperti Berseri, Berani, Catin Nampak, hingga LPQ Bersinar sebagai bentuk inovasi pelayanan kepada masyarakat.

Mengakhiri arahannya, Mustafa mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam menjalankan tugas.
“Kita adalah satu tim. Mari saling mengingatkan dan memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan lembaga,” pungkasnya.

Dengan semangat baru pasca Idul Fitri, Kanwil Kemenag Sumbar diharapkan mampu tampil lebih disiplin, akuntabel, serta profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.( A5)

- Advertisement -spot_img

Latest