26.7 C
Indonesia
Jumat, April 17, 2026

H. Dr. Zulkifli Hadiri Sosialisasi Pekat, Soroti Krisis Moral Generasi Muda.

More articles

Solok, Focuscyber.com — Upaya pencegahan penyakit masyarakat (pekat) dan penyalahgunaan narkoba terus digencarkan di Kabupaten Solok. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di MTsN 7 Solok, Tanjung Balik, Kecamatan X Koto Diatas, Senin (13/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok H. Dr. Zulkifli, Wakil Bupati Solok H. Candra, unsur Forkopimcam, para kepala sekolah dan madrasah, majelis guru, penyuluh agama, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan X Koto Diatas.

Dalam sambutannya, H. Dr. Zulkifli menyoroti kondisi krisis moral yang dinilai semakin mengkhawatirkan, tidak hanya di kalangan peserta didik, tetapi juga merambah tenaga pendidik. Ia menyebut berbagai kasus pelanggaran etika sebagai peringatan serius bagi dunia pendidikan.

“Fenomena ini menjadi alarm bagi kita semua. Banyak pelaku yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi, namun tetap terjerumus karena lemahnya iman dan mental,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa lembaga pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi harus memperkuat pembinaan karakter dan nilai-nilai spiritual sebagai benteng utama dalam menghadapi pengaruh negatif.

Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam menekan penyakit masyarakat dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan pelajar.

“Peran bersama menjadi kunci. Pemerintah, keluarga, sekolah, tokoh adat, dan masyarakat harus berjalan seiring dalam menjaga generasi muda dari pengaruh buruk,” tegasnya.

Wabup Candra juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut sebagai langkah nyata dalam membangun kesadaran generasi muda agar menjauhi perilaku menyimpang.

Ia turut membagikan pengalaman keberhasilan salah satu nagari dalam menekan penyakit masyarakat melalui penerapan peraturan nagari berbasis kearifan lokal, termasuk pembatasan hiburan malam yang kerap menjadi pemicu masalah sosial.
Menurutnya, penerapan sanksi sosial oleh niniak mamak terbukti efektif dalam menjaga norma dan ketertiban di tengah masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga moral generasi muda sebagai aset masa depan daerah.( A5)

- Advertisement -spot_img

Latest